Berita Kubar Terkini

DPRD Kutai Barat Gelar RDP, Tanggapi Surat Edaran Bupati Terkait Aturan Distribusi BBM

Surat edaran (SE) Bupati Kutai Barat (Kubar) terkait penertiban, pengawasan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dikaji ulang.

Penulis: Zainul | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Hearing yang digelar oleh DPRD Kubar bersama dinas dan instansi terkait serta para pemilik SPBU/APMS guna mencari solusi terbaik soal penertiban, pendistribusian dan pengawasan BBM di Kubar. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Surat edaran (SE) Bupati Kutai Barat (Kubar) terkait penertiban, pengawasan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dikaji ulang.

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kubar pun menggelar rapat dengar pendapat (RDP) untuk membahas terkait beberapa hal yang menyangkut surat edaran tersebut.

Dalam RDP tersebut melibatkan Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagkop UKM), Pemerintah Daerah yang diwakili oleh Bagian Ekonomi Setdakab Kubar, Satpol PP, Pemilik SPBU/APMS serta Kepolisian Resor (Polres) Kubar.

Ketua DPRD Kubar, Ridwai mengatakan RDP ini untuk membantu Pemerintah Daerah dalam permasalahan klasik yang selalu terjadi di Kubar, yakni sering terjadinya kelangkaan BBM serta beredarnya kabar kuota BBM di Kubar dikurangi.

"Dari hearing ini diketahui bahwa kuota BBM di Kubar tidak pernah langka ataupun dikurangi jumlahnya. Bahkan dari pertemuan dengan pihak Pertamina beberapa waktu lalu, disampaikan kuota BBM untuk Kubar ini sudah lebih dari cukup," kata Ketua DPRD Kubar, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Angkutan Sawit Diduga Rusak Jalan Kabupaten, Ketua DPRD Kubar Beri Peringatan Keras

Baca juga: DPRD Kubar Bentuk Tim untuk Pengawasan Penggunaan APBD 2022

Baca juga: Anggota DPRD Kubar Suriapani Janjikan Perbaikan Infrastruktur Jalan di Kecamatan Bongan 

Namun demikian kata Ridwai memang ada beberapa hal yang membuat BBM di Bumi Tanaa Purai Ngeriman ini selalu sulit dijumpai di sejumlah SPBU/APMS. Sehingga banyak keluhan masyarakat yang beranggapan bahwa BBM ini seakan-akan dikuasi oleh kelompok-kelompok tertentu.

"Atas dasar itu, kita menggelar hearing ini. Yang secara kebetulan juga sudah dikeluarkannya surat edaran Bupati mengenai penertiban dan pengawasan pendistribusian BBM," tambahnya.

Khusus mengenai surat edaran Bupati tersebut, pihak DPRD mendukung pemerintah daerah dalam upaya memberikan masyarakat kesempatan yang sama dalam mendapatkan BBM. Tetapi, memang ada beberapa hal yang mesti dirumuskan kembali. Sebab ini juga menyangkut dengan kehidupan banyak orang.

"Jangan sampai nanti timbul permasalahan baru, oleh karenanya kita masih coba memberikan beberapa usulan yang mungkin bisa diterapkan nantinya. Untuk memperkuat surat edaran Bupati ini," ujarnya.

Terutama solusi yang mungkin bisa diterapkan ke depannya agar membantu mengurai antrean yang selama ini terjadi di sejumlah SPBU dan APMS. Agar tidak ada lagi anggapan bahwa BBM ini hanya untuk kelompok tertentu dan tidak bisa dinikmati oleh masyarakat umum. Sehingga BBM selalu dikatakan langka untuk didapatkan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

Baca juga: Suriapani Resmi Dilantik Jadi Anggota DPRD Kubar Gantikan Almarhum Yamhun Anwar

"Jadi ada beberapa hal yang tadi disepakati, salah satunya adalah membentuk tim. Untuk mengkaji beberapa peraturan yang akan dibuat. Sehingga permasalahan BBM yang dialami sekian tahun ini bisa kita selesaikan," tandasnya.

Sebelumnya, Bupati Kubar telah mengeluarkan surat edaran terkait penertiban, pengawasan dan pendistribusian BBM.

Dimana dalam surat edaran tersebut meminta pihak SPBU/APMS untuk bisa memisahkan jalur bagi masyarakat umum dan bagi para pengantre BBM (pengetap) yang dipakai untuk distribusi ke pedagang eceran. Dimana banyaknya jumlah antrean pengetap BBM ini dirasa menyulitkan masyarakat umum untuk mendapatkan BBM. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved