Breaking News
Senin, 11 Mei 2026

Virus Corona

Alasan Mengapa Anda Tidak Tertular Meski Berada di Sekitar Orang yang Positif Covid-19

Banyak dari kita yang mungkin tidak terinfeksi virus Corona meski tinggal bersama orang yang telah dites positif Covid-19.

Tayang:
Editor: Heriani AM
Freepik
Ilustrasi virus Corona. Inilah a;asan mengapa Anda tidak terpapar Covid-19 meski berada di sekitar orang terpapar. 

Adapun studi ini mengikuti 52 kontak rumah tangga Covid-19.

Tujuannya adalah untuk menangkap titik paling awal di mana orang-orang ini mengembangkan respons imun terhadap virus SARS-Cov-2.

Baca juga: Kejadian Pertama di Indonesia, 2 Pasien Covid-19 Omicron Meninggal Dunia, Prediksi Gelombang Ketiga

Darah diuji untuk sel-sel kekebalan antara hari pertama dan hari keenam ketika ada satu orang yang dites positif dalam satu rumah.

Mereka menemukan tingkat memori sel T yang lebih tinggi dalam sampel mereka yang dites negatif pada tes PCR untuk Covid-19 daripada mereka yang dites positif.

Para penulis percaya tingkat dan kecepatan di mana sel T memori menjadi aktif setelah terpapar Covid-19 di rumah mereka menunjukkan bahwa sel-sel kekebalan ini sudah ada sebelumnya dari infeksi virus Corona sebelumnya, dan bukan dari paparan SARS-Cov saat ini.

Inilah sebabnya mengapa kelompok orang ini tidak dinyatakan positif pada tes PCR.

Mereka percaya sel T yang sudah ada sebelumnya ini memicu respons imun yang dengan cepat menangani virus SAR-CoV-2 sebelum dapat menginfeksi individu dan menunjukkan tes PCR positif.

Baca juga: Datang Dari Daerah Paparan Varian Omicron, Masyarakat Harus Karantina

Mereka juga menemukan sel T ini dalam kelompok yang dites positif tetapi kadarnya tidak setinggi itu.

Sel T yang mereka ukur tidak hanya menargetkan bagian protein lonjakan virus tetapi juga nukleokapsid, bagian inti virus yang menyimpan materi genetiknya.

Mereka menyimpulkan bahwa vaksin masa depan terhadap virus SARS-CoV-2 mungkin perlu menginduksi respons imun yang lebih luas daripada banyak vaksin saat ini, yang menciptakan antibodi hanya untuk bagian protein lonjakan virus.

Oleh karena itu mereka lebih mungkin untuk tetap efektif bahkan jika varian baru muncul dengan mutasi baru.

Akibatnya, generasi berikutnya dari vaksin Covid-19 dapat menargetkan protein inti virus Corona serta protein lonjakan luar.

(*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved