Berita Samarinda Terkini
Seorang Lansia Asal Jawa Timur Mendadak Tewas di Tengah Jalan Samarinda Seberang
Untuk kedua kalinya, seorang pria lansia mendadak tergeletak tidak bernyawa di tengah jalan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Untuk kedua kalinya, seorang pria lansia mendadak tergeletak tidak bernyawa di tengah jalan Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Kali ini lokasi penemuan di Jalan Sultan Hasanuddin RT 08, Kelurahan Baqa, Kecamatan Samarinda, Sabtu (29/1/2022) Pukul 18.30 Wita.
Menurut keterangan Muhammad Ramadani (23), salah seorang saksi, kala itu dirinya baru akan kembali ke kediamannya setelah seharian bekerja di wilayah Mangkupalas.
Mengarah ke kawasan Sungai Keledang, sambil berkendara santai, dari kejauhan pemuda ini melihat korban tengah berjalan kaki dengan pelan.
Baca juga: Musim Buah Lai Tiba, Warga Samarinda Berburu hingga ke Desa Batuah Kukar
Baca juga: Sempat Pingsan dan Dikira Korban Lakalantas, Lansia Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia di Jalanan
Baca juga: Lansia Pengendara Mobil Diteriaki Maling dan Dipukuli hingga Tewas, Polisi Buru Penghasut
Namun secara tiba-tiba lansia tersebut terjatuh nyaris di tengah jalan dan tidak sadarkan diri.
Ramdani pun langsung memutar dan memarkirkan kendaraannya lalu berlari menghampiri korban.
"Saya cek, ternyata sudah meninggal. Jadi Saya pindahkan korban ke median jalan," terangnya kepada media.
"Kita semua di sini (sekitar TKP) tidak mengenali korban, jadi langsung menghubungi kepolisian," ucapnya.
Tidak berselang lama, Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda bersama jajaran Polsek Samarinda Seberang bersama Relawan dan PMI tiba untuk mengevakuasi jenazah korban.
Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan identitas korban yang diketahui bernama Muhammad Basori (63) asal Lumajang, RT 03, Kelurahan Dito Trunan, Kecamatan Lumajang Provinsi Jawa Timur.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis Aiptu Harry Cahyadi menerangkan, dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.
"Dugaan sementara korban meninggal karena sakit. Tapi kita bawa ke RSUD AW Syahranie untuk visum dan mengetahui pasti penyebab kematian korban," terangnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel