Breaking News
Selasa, 5 Mei 2026

Berita Paser Terkini

Perumda Prima Jaya Taka Bakal Bantu Pemda Wujudkan Pertanian di Kabupaten Paser

Realisasi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Paser, dengan menjadikan pertanian sebagai sektor andalan daerah

Tayang:
Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Petani lokal yang ada di Kabupaten Paser, saat melakukan panen padi.TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER- Realisasi salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Paser, dengan menjadikan pertanian sebagai sektor andalan daerah, bakal diwujudkan Perumda Prima Jaya Taka.

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Prima Jaya Taka bakal mewujudkan hal tersebut melalui program kerjanya, dalam menyukseskan program Pemerintah, Kamis (3/2/2022).

Direktur Perumda Prima Taka, Saiful Bahri mengatakan, program tersebut nantinya dapat memenuhi kebutuhan pangan penduduk di Ibu Kota Negara (IKN).

"Kita akan membuka peluang usaha baru melalui sektor pangan. Ini sejalan dengan target Pemerintah Kabupaten Paser di tahun 2023, dengan menjadikan pertanian sebagai sektor unggulan," kata Saiful.

Sektor usaha yang akan dikembangkan kedepannya, yaitu penjualan beras hasil produksi petani Kabupaten Paser.

Baca juga: Harga Turun, Stok Minyak Goreng di Sejumlah Toko Ritel Modern Kabupaten Paser Alami Kekosongan

Baca juga: Antisipasi Bencana Alam, Dana Tanggap Darurat di Kabupaten Paser Naik Jadi Rp 6 M

Baca juga: Pemerhati Politik dan Hukum Kabupaten Paser Nilai Penamaan Nusantara untuk IKN Sudah Tepat

"Hal ini ditujukan guna menciptakan peluang pasar, dan meningkatkan penghasilan para petani padi," tambahnya.

Manager Aneka Usaha Perumda Prima Jaya Taka, Fitriansyah Mubarak membenarkan hal tersebut, pihaknya juga telah menentukan target pasar penjualan produk hasil petani lokal.

"Kita juga sudah presentasikan target kerja kita di Pemerintah, kita targetkan sementara, PNS dan PTT di Kabupaten Paser sebagai konsumen awal. Ditambah mengupayakan kerjasama dengan berbagai pihak agar bisa berjalan," jelasnya.

Ia meyakini, target tersebut dipastikan sukses. Karena jumlah ASN di Kabupaten Paser mencapai 6 ribu jiwa, atau 5,2 persen jumlah penduduk.

Dengan harapan, dapat dibuatkan regulasi kuat berupa Peraturan Bupati (Perbup) agar produk beras petani lokal memilik sasaran konsumen.

"Langkah ini ditujukan sebagai pemicu gerakan dalam membangun budaya yang kuat, untuk mengutamakan mengkonsumsi hasil produksi petani lokal, agar bisa mengangkat kesejahteraan petani utamanya di sektor pangan dan holtikultura," urai Fitriansyah.

Lebih lanjut dikatakan, target sasaran rencana kerja tersebut juga berdampak pada pembangunan daerah dibidang ketahanan pangan.

Selain itu, kesejahteraan penduduk yang bekerja di sektor pertanian, dapat menjadi pondasi perekonomian daerah selain sektor tambang.

"Kita pastikan rencana ini terealisasi dengan baik. Melibatkan petani, kerjasama dengan pihak lain dalam mengolahnya, hingga konsumen sudah ditentukan. Pastinya harus ada Perbup agar semua ini berjalan," pungkasnya.

Baca juga: Januari Ini, Kemenag Pastikan Belum Ada Pemberangkatan Jamaah Umrah dari Kabupaten Paser

Bupati Paser, dr. Fahmi Fadli sebelumya, dalam penyusunan dan penyempurnaan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Paser tahun 2023, memilih pertanian sebagai salah satu sektor unggulan di Kabupaten Paser.

Bertujuan sebagai transformasi ekonomi, dan bagian dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021-2026. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved