Berita Samarinda Terkini
Rencana Bapas Klas II Samarinda Buat Unit Usaha dari Hasil Pelatihan Barista
Ada banyak upaya yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dari Kementerian Hukum dan HAM
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Ada banyak upaya yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Indonesia untuk meminimalisir kembalinya para residivis.
Oleh sebab itu, selain pelatihan kemandirian, kali ini setiap Balai Pemasyarakatan (Bapas) akan membuat Unit Usaha Bapas.
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Bapas Kelas II Samarinda Edy Mansah melalui Pelaksana Harian (Plh) Fitriadi kepada TribunKaltim.co, Rabu (16/2/2022).
Yang mana sebutnya, unit usaha jenis cafe ini merupakan lanjutan dari pelatihan mandiri bidang barista.
Baca juga: Materi Barista Paling Diminati, Bapas Klas II Samarinda Gelar Pelatihan Tahap 2 dan 3
Baca juga: Anggaran Pelatihan Bagi Eks Narapidana Terbatas, Bapas Klas II Samarinda Akan Temui Walikota
Baca juga: Bapas Klas II Samarinda Gelar Pelatihan Bagi Eks Narapidana, Bekal Cari Pekerjaan Saat Bebas
Menariknya, para Barista yang akan mengisi tenaga kerja di cafe tersebut adalah para mantan warga binaan Bapas yang telah mengikuti pelatihan dan menunjukan minat serta kemauan kuat untuk maju.
Fitriadi menjelaskan, cafe tersebut akan dibuat tepat di samping ruang tunggu Kantor Bapas Kelas II Samarinda.
Untuk awal, waktu operasional cafe hanya akan buka mengikuti waktu kantor.
Namun lanjutnya, jika dalam perkembangannya menunjukan potensi yang bagus, tidak menutup kemungkinan mereka akan buka pada waktu malam Sabtu dan Minggu.
"Tapi kita juga melihat kondisi sebaran Covid-19. Tentu kita tidak mau menjadi pelanggar protokol kesehatan karena menimbulkan kerumunan," tegasnya.
Baca juga: Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-57, Bapas Klas II Samarinda Beri Penyuluhan Hukum pada Klien
Ia juga menjelaskan, modal awal usaha ini merupakan kerja sama antar beberapa pihak yang mendukung program Ditjen PAS ini.
"Termasuk koperasi Bapas bersedia akan memberikan modal awal yang akan diganti per bulannya," jelasnya.
Mereka pun optimis dengan rencana yang akan dimulai pada Maret 2022 ini.
Sebab, setiap hari sebutnya, Kantor Bapas selalu dikunjungi oleh puluhan orang.
"Mulai dari penjamin, keluarga binaan yang menunggu WBP dari lapas dan masyarakat. Jadi untuk pasarnya kami optimis," tegasnya.
Untuk informasi tambahan, cafe ini nantinya akan terbuka untuk umum. Pihak Bapas Klas II Samarinda berharap masyarakat jangan pernah segan untuk berkunjung nantinya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bapas-samarinda-gelar-barista.jpg)