Berita Kodam VI Mulawarman

Penyelundupan Sabu-sabu 2,1 Kg Berhasil Digagalkan Satgas Pamtas Yonarmed 18/K

Peredaran sabu-sabu di wilayah perbatasan tidak ada habisnya walaupun prajuriit TNI yang berjaga di perbatasan sudah sering sekali menggagalkan

Editor: Diah Anggraeni
HO/Kodam VI Mulawarman
Prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 18 Komposit bekerja sama dengan Kodim 0911 Nunukan, Satresnarkoba Polres Nunukan, dan Kantor Bea Cukai Nunukan berhasil menggagalkan penyeludupan sabu-sabu seberat 2,1 kg di Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kaltara, Rabu (16/2/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO - Peredaran sabu-sabu di wilayah perbatasan tidak ada habisnya walaupun prajuriit TNI yang berjaga di perbatasan sudah sering sekali menggagalkan penyeludupan barang haram tersebut.

Tepat pada hari ulang tahun ke-13, Rabu (16/2/2022), prajurit Satgas Pamtas Yonarmed 18 Komposit bekerja sama dengan Kodim 0911 Nunukan, Satresnarkoba Polres Nunukan, dan Kantor Bea Cukai Nunukan berhasil menggagalkan penyeludupan sabu-sabu seberat 2,1 kg di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara.

Demikian disampaikan Kapendam VI Mulawarman, Kolonel Inf Taufik Hanif dalam keterangan pers tertulisnya di Pendam VI/Mlw Balikpapan, Rabu (16/2/2022).

Baca juga: Kodam VI Mulawarman Terima Sosialisasi UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pembentukan Komcad

Ditegaskan Kapendam VI/Mlw bahwa penggagalan penyeludupan sabu berawal informasi dari masyarakat kepada Pasiintel Satgas Pamtas Lettu Arm Moch. Rizky K.H., S.T.Han mengenai kapal yang dicurigai membawa sabu-sabu melalui jalur laut menuju Kalabakan.

Selanjutnya Pasiintel memerintahkan personel Pos Sei Ular SSK II untuk melaksanakan pengecekan kepada setiap kapal yang melintasi dari dan ke arah wilayah Kalabakan.

Danpos Sei Ular Letda Kav Yurika Anggoro melaporkan kepada Pasi Intel Satgas Pamtas tentang adanya kapal dengan ciri-ciri dan bentuk kapal beserta muatan yang dicurigai membawa sabu-sabu dengan menggunakan rute dari Sei Ular ke Pelabuhan Sei Bolong, kemudian akan dibawa ke Pelabuhan Tunon Taka Kabupaten Nunukan menggunakan angkutan umum.

Dari pelabuhan Tunon Taka, selanjutnya akan menuju ke Pare-Pare menggunakan KM Adithya.

Anggota Staf Intel Satgas Pamtas yang melaksanakan pengintaian di Pelabuhan Sei Bolong mendapati kapal yang dicurigai bermuatan sabu-sabu dengan ciri-ciri seperti yang dilaporkan oleh Danpos Sei Ular.

Dari hasil pendalaman dari pelabuhan Sei Bolong sampai Pelabuhan Tunon Taka Nunukan didapatkan barang yang dibawa oleh buruh pelabuhan, F, menggunakan angkutan umum.

Baca juga: Prajurit Kodam VI Mulawarman Berhasil Gagalkan Penyelundupan Sabu-sabu 3 Kg

Satgas Pamtas, Kasdim 0911 Nunukan, Kasi P2 Kantor Bea Cukai Nunukan dan Kanit Reskoba Polres Nunukan melakukan pengecekan dan pemeriksaan terhadap isi muatan barang tersebut di parkiran Pelabuhan Tunon Taka dan ditemukan narkotika golongan l jenis sabu-sabu seberat 2,1 kg yang terbungkus lakban hijau dilapisi plastik hitam ditumpuk dibawah gula pasir dan milo di dalam ember warna hitam.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa barang tersebut adalah milik T.

Anggota Staf Intel Satgas Pamtas berkoordinasi dengan Satresnarkoba Polres Nunukan untuk selanjutnya berhasil menangkap pemilik barang sdr T yang sedang berada di area perumahan sekitar Pelabuhan Tunon Taka Nunukan.

Barang bukti yang berhasil diamankan adalah sabu-sabu sebanyak 2,1 kg, HP Nokia 1 buah, ember warna hitam 1 buah, uang tunai sebesar 301 ringgit, uang tunai sebesar 100 Peso, plastik pembungkus warna hitam dan hijau, dompet 1 buah, nota isi nomor telepon 1 buah, kartu vaksin Malaysia 1 buah, bula pasir 8 kg, susu Milo 500 gr sebanyak 6 bungkus.

Baca juga: Pangdam VI Mulawarman Tutup Pendidikan Pertama Bintara TNI AD Secara Virtual

Dijelaskan oleh Kapendam, selanjutnya barang bukti beserta pelaku pengedaran Narkoba tersebut diserahkan kepada Satreskoba Polres Nunukan. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved