Jumat, 17 April 2026

Amalan dan Doa

Bacaan Surat Al Fatihah 7 Ayat, Dilengkapi 5 Keutamaan Membaca Al Fatihah Bagi Seorang Muslim

Bacaan surat Al Fatihah 7 ayat, Dilengkapi 5 keutamaan membaca Al Fatihah bagi seorang muslim.

Editor: Nur Pratama
Tribunsumsel.com/bismillahpng/handover
Bacaan Surat Al-Fatihah 

TRIBUNKALTIM.CO - Bacaan surat Al Fatihah 7 ayat, Dilengkapi 5 keutamaan membaca Al Fatihah bagi seorang muslim.

Al Fatihah menjadi surat paling sering dibaca muslim selama hidupnya.

Hal ini lantaran surat pertama dalam Al Quran ini dilafalkan di berbagai kesempatan, temasuk sholat fardu dan sunnah.

Makna dari surat Al Fatihah sendiri adalah pembuka karena Al Fatihah jugalah surat pembuka Al Quran.

Surat Al Fatihah termasuk surat Makiyah (diturunkan di Makkah) dan terdiri dari 7 ayat. 

Berbeda dari surat-surat lain di dalam Al Quran, Al Fatihah memiliki keistimewaan tersendiri. 

Baca juga: Bacaan Surat Al Isra Ayat 27-30, Bahasa Arab, Latin Arti dan Dilengkapi Isi Kandungannya

Baca juga: Bacaan Surat Maryam Ayat 1-98, Dianjurkan Dibaca Ketika Sedang Hamil atau Ingin Segera Hamil

Berikut 5 keutamaan membaca Al Fatihah bagi seorang muslim: 

1. Surat terbaik yang belum diturunkan sebelumnya

Dikutip dari umma.id, hal ini diperkuat lewat hadits yang dituturkan oleh Ubay ibn Ka’ab bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Allah SWT tidak pernah menurunkan surat dalam kitab injil atau taurat yang seperti Surat Al Fatihah yakni al Sa’bul Matsani” (HR. Tirmidzi)

 2. Surat yang paling agung di dalam Al Qur’an

Al Fatihah menjadi surat yang agung dalam Al Qur’an.

Hal ini terbukti pada suatu hari Rasulullah SAW pernah bersabda pada Sa’ad ibn al Mu’alla yang berbunyi: “Saya akan mengajarkan padamu surat teragung di dalam Al Qur’an yakni Alhamdulillahi rabbil Alamin. Ia adalah al Sa’bul Matsani dan Al Qur’an al Adzim yang diberikan kepadaku." (HR. Muslim)

3. Surat rukyah

Al Fatihah yang menjadi surat rukyah diceritakan oleh Said al Khudri.

Said al Khudri bercerita: “Kami pernah berada dalam perjalanan, lalu kemudian kami singgah hingga tiba-tiba datanglah seorang budak perempuan, ia berkata ‘Kepala suku kami tersengat binatang sedang orang-orang kami tak ada di tempat. Adakah di antara kalian yang bisa merukyah?’

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved