Rabu, 29 April 2026

Berita Internasional Terkini

Mengenal Donetsk & Luhansk, 2 Wilayah Industri yang Buat Rusia dan Ukraina Diambang Perang

Mata dunia kini tertuju pada Rusia dan Ukraina. Hubungan kedua negara tersebut memanas dan diambang perang

Tayang:
Alexey Filippov / AFP
Sebuah kubah gereja yang hancur terlihat di kota Avdiivka, wilayah Donetsk yang terletak di garis depan dengan separatis yang didukung Rusia pada 21 Februari 2022. Ukraina pada hari Senin dengan tegas membantah klaim Rusia bahwa pasukan Rusia telah membunuh lima "penyabot" Ukraina yang diduga melintasi perbatasan untuk melancarkan serangan. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mata dunia kini tertuju pada Rusia dan Ukraina.

Hubungan kedua negara tersebut memanas dan diambang perang.

Permasalahan yang terjadi tak lain karena sengkarut soal wilayah.

Kini, antara Rusia dan Ukraina disinyalir sudah siap untuk berperang.

Sebagaimana diketahui, Presiden Rusia, Vladimir Putin telah mengumumkan bahwa Rusia mengakui dua wilayah yang memisahkan diri di Ukraina timur sebagai wilayah yang merdeka.

Donetsk dan Luhansk, yang kemerdekaannya diakui oleh Rusia pada hari Senin (21/2/2022), terletak di sabuk karat di Ukraina timur.

Baca juga: Dua Ledakan Besar di Ukraina Kejutkan Dunia, Terjadi di Kawasan Kekuasaan Pemberontak Didukung Rusia

Baca juga: TERKUAK Alasan Sebenarnya Putin Kirim 100 Ribu Pasukan ke Perbatasan Ukraina, Perang Dunia Batal

Baca juga: Makin Tegang, Rusia dan Ukraina Diambang Perang, Indonesia Siap Evakuasi WNI

Kedua wilayah tersebut memisahkan diri dari kendali Pemerintah Ukraina pada tahun 2014, seperti dikutip dari Al Jazeera.

Sejak itu, lebih dari 14.000 orang tewas dalam pertempuran antara tentara Ukraina dan separatis yang didukung Rusia.

Mengenal Donetsk dan Luhansk

Donetsk, dikelilingi oleh tumpukan terak, adalah kota utama di cekungan pertambangan Donbas.

Dulu bernama Stalino, itu adalah pusat industri berpasir yang didominasi oleh pertambangan.

Donetsk juga merupakan salah satu pusat penghasil baja utama di Ukraina.

Baca juga: Amerika Terpojok? Rusia Didukung China Soal Ketegangan dengan Ukraina, Bakal Perang?

Wilayah tersebut memiliki dua juta penduduk.

Sementara Luhansk, sebelumnya bernama Voroshilovgrad, juga merupakan kota industri berpenduduk 1,5 juta jiwa.

Mereka dikelompokkan di cekungan, di perbatasan dengan Rusia di tepi utara Laut Hitam, rumah bagi cadangan batu bara yang besar.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved