Berita Nasional Terkini
Sering Melihat Mandi dan Berparas Cantik, Seorang Guru Agama di Tegal Tega Lecehkan Santriwatinya
Berawal saat M (53) tak sengaja sering melihat korban mandi.Hal itu membuat pria yang berprofesi sebagai guru agama lakukan pelecehan
TRIBUNKALTIM.CO- Berawal saat M (53) tak sengaja sering melihat korban mandi.
Hal itu membuat pria yang berprofesi sebagai guru agama di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah melakukan perbuatan tak terpuji.
Ia tega melecehkan anak didiknya sendiri yang tinggal di lingkungan asrama.
Ia juga melakukan itu karena tergoda dengan paras cantik korban.
Kini pelaku harus berurusan dengan polisi.
Mengutip Kompas.com, kasus ini terungkap bermula pada 1 Oktober 2021 lalu.
Baca juga: Diimingi Ponsel dan Uang, Gadis 13 Tahun di Jabar Dicabuli, Pelaku Paman dan Sepupuh Korban
Baca juga: Beri Uang Jajan Rp 1.000, Seorang Kakek di Sumsel Tega Cabuli Bocah yang Berusia 5 Tahun
Baca juga: Modus Ingin Urut Korban, Pria Paruh Baya di Aceh Tega Cabuli Seorang Pemuda
Saat itu, ayah korban datang ke pondok pesantren untuk menjenguk anaknya.
Kemudian, ayah korban bertemu dengan pelaku.
Pelaku saat itu menyampaikan bahwa korban sedang berselisih dengan teman-temannya.
Cerita itu dibuat dengan tujuan agar korban dibawa pulang atau keluar dari pondok pesantren.
Akhirnya, sang ayah membawa korban untuk pulang ke rumah.
Saat hendak naik mobil, ternyata teman-teman yang disebutkan berselisih justru memeluk korban.
Dari kejadian tersebut, ayah korban merasa curiga hingga mencoba mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi.
"Ayah korban kemudian membawanya ke salah satu guru lainnya, saat itu, korban disarankan untuk menceritakan kejadian yang sebenarnya."
"Saat itulah, korban mengaku menjadi korban pencabulan pelaku," kata Wakapolres Tegal, Kompol Didi Dewantara.
Karena tak terima, ayah korban kemudian melapor ke polisi.
Dari hasil penyelidikan, aksi bejat yang dilakukan pelaku terjadi sekira September 2020 silam sekira pukul 20.00 WIB di lingkungan pondok.
Bahkan, dari hasil pengembangan, ada satu orang santriwati lagi yang menjadi korban pencabulan oleh pelaku.
"Modus pelaku yakni melampiaskan hasrat kepada santriwati yang memiliki paras cantik."
"Setelah itu pelaku mengajak korban mengaji di luar jam yang ditentukan dan melancarkan aksinya," ungkap Didi kepada Tribun Jateng, Selasa (22/2/2022).
Baca juga: Dugaan Pencabulan Pimpinan Ponpes di Tenggarong, Besok Polres Kukar Lakukan Gelar Perkara
Perbuatan cabul yang dilakukan pelaku yakni dengan cara mencium hingga meraba bagian sensitif korban.
"Kenapa saya berani mencium ya karena saya sayang," ujar pelaku.(*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Tergoda Paras Cantik, Guru Agama di Tegal Cabuli Muridnya: Kenapa Berani, Karena Saya Sayang, https://www.tribunnews.com/regional/2022/02/23/tergoda-paras-cantik-guru-agama-di-tegal-cabuli-muridnya-kenapa-berani-karena-saya-sayang?page=all.