Kamis, 30 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

'Semangat UMKM Lokal, Kampoeng Timoer' Paparkan Tips Sukses Bertahan di Masa Pandemi

Pandemi menjadi tantangan yang harus ditaklukan oleh para pelaku usaha di Indonesia, tidak terkecuali Balikpapan

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/AMELIA MUTIARACHMAH
Webinar ShopeePay Semangat UMKM lokal pada Jum'at (25/02/2022) via zoom meeting.TRIBUNKALTIM.CO/AMELIA MUTIARACHMAH 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Pandemi menjadi tantangan yang harus ditaklukan oleh para pelaku usaha di Indonesia, tidak terkecuali Balikpapan.

Tidak sedikit pelaku usaha di Balikpapan mulai gulung tikar akibat pandemi yang kian tidak menghilang.

Maka dari itu Shopeepay mengadakan webinar dalam program nya yaitu Semangat UMKM Lokal untuk membantu usaha-usaha di Indonesia.

Pusat oleh-oleh Balikpapan, Kampoeng Timur merupakan salah satu sasaran ShopeePay dalam menggerakan Program tersebut.

Dalam Webinar tersebut pemilik Kampoeng Timoer (No. 1 Oleh-Oleh Khas Balikpapan) memaparkan sejarah bagaimana Kampoeng Timoer bisa berdiri.

Baca juga: Tim ShopeePay Silaturahmi dengan Tribun Kaltim, Ajak Majukan UMKM di Kalimantan Timur

Baca juga: Hadirkan Program Semangat UMKM Lokal, ShopeePay Bantu Bisnis SalaKilo Balikpapan Berkembang

Baca juga: PROMO Indomaret Hari ini Jumat 18 Februari 2022, Bayar Pakai ShopeePay Ada Diskon Belanja Hingga 50%

Kampoeng Timoer (No. 1 Oleh-oleh Khas Balikpapan) awalnya dicetus oleh Filsa Budi Ambia, ia memulai bisnis nya pada tahun 2012.

Filsa bercerita dalam merintis usaha ini perlu banyak kegagalan untuk menciptakan usaha yang baik dan terstruktur.

Tahun 2010 ia memulai peluang bisnis dan mengalami kegagalan mulai dari berjualan ayam goreng hingga martabak mini gerobakan.

Terdorong dengan niat dan semangat untuk membangun bisnis, Filsa menemukan peluang baru ketika melihat pedagang peyek dan berinisiatif untuk membuat peyek khas Balikpapan, disitulah tercipta Peyek Kepiting khas Kampoeng Timur.

“Saya memulai dengan modal seadanya. 100 ribu rupiah dan dimulailah bisnis peyek ini. Saya promosikan ke teman-teman dan tetangga-tetangga dan akhirnya kian berkembang karena khas nya ini” paparnya.

Kampoeng Timoer telah berdiri selama 10 tahun dan telah memiliki banyak varian baru.

Filsa mengatakan, saat mengelola bisnis dia mengelola nya atas dasar kekeluargaan, ia memfokuskan untuk karyawan yang kerja dengan hati sehingga karyawan bisa memberikan pelayanan terbaik bagi customer.

Baca juga: PROMO Indomaret Hari ini Selasa 1 Februari 2022, Belanja Menggunakan ShopeePay Ada Diskon 50 %

Pada tahun 2021, Kampoeng Timoer bergabung dengan Shopeepay.

Filsa mengaku bahwa hal tersebut memberikan dampak yang sangat baik mengingat dunia sudah lebih modern.

“Saya join shopeepay karena kebutuhan. Jaman sudah berubah, kita harus beradaptasi dengan perkembangan. Pembayaran dengan uang digital harus dipelajari agar bisa menjangkau pelanggan lebih luas, apalagi pandemi ini memaksa kita untuk beradaptasi dengan itu” katanya.

Dalam webinar tersebut Filsa juga memberikan tips bagaimana bisa terus bertahan dalam dunia penuh saingan bisnis ini.

“Kita harus belajar untuk terbuka dengan hal modern, contohnya dengan bergabung dengan retail modern seperti Indomaret dan Alfamart.

Populasi kaltim masih kurang dibanding kota di provinsi lain maka dari itu penetrasi pasar jadi cepat. Warga sudah merasakan yasudah sehabis itu ditinggal” paparnya lagi.

Filsa berharap pemerintah mau lebih memaksimalkan wisatanya untuk Balikpapan agar banyak masyarakat, yang datang bukan hanya untuk bekerja dan menetap di Balikpapan tetapi juga untuk wisata, sehingga pengusaha Oleh-oleh juga bisa terus berkembang. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved