Jumat, 5 Juni 2026

Berita Internasional Terkini

Terungkap Alasan Rusia Menyerang Ukraina dan Apa yang Diinginkan Vladimir Putin

Perang yang terjadi diantara Ukrania dan Rusia tak kunjung reda, ternyata ini alasan Vladimir Putin melakukan invasi.

Tayang:
AFP/ARIS MESSINIS
Tentara Ukraina saat mengikuti latihan militer di luar kota Rivne, 16 Februari 2022. Kabar terbaru, Rusia melancarkan serangan militer ke Ukraina pada hari ini, Kamis (24/2/2022). Hanya beberapa jam setelah Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan perang. AFP/ARIS MESSINIS 

TRIBUNKALTIM.CO - Perang yang terjadi diantara Ukrania dan Rusia tak kunjung reda, ternyata ini alasan Vladimir Putin melakukan invasi.

Serangan Rusia terhadap Ukraina bukanlah masalah yang dipendam selama 1-2 hari.

Permasalahan ini menyangkut identitas dan histori panjang antara Rusia dan Ukraina setelah perang dunia ke dua.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan pada hari Jumat (25/2/2022) bahwa setidaknya 137 personel militer dan warga sipil telah tewas dalam pertempuran tersebut.

Baca juga: Liga Inggris Terseret Perang Rusia vs Ukraina, Zinchenko Doakan Putin Mati, Roman Abramovich Diusir?

Sedangkan ratusan lainnya terluka pada hari pertama invasi Rusia ke Ukraina.

Rusia meluncurkan invasi melalui darat, udara dan laut pada hari Kamis (24/2/2022) menyusul deklarasi perang yang dilakukan oleh Presiden Vladimir Putin.

Putin, yang selama berbulan-bulan menyangkal bahwa dia merencanakan invasi, telah menyatakan perang dalam pidato yang disiarkan televisi.

Dalam siaran itu Vladimir Putin mengatakan bahwa dia telah memerintahkan operasi militer khusus untuk melindungi orang-orang, termasuk warga Rusia yang menjadi sasaran "genosida" di Ukraina.

Baca juga: Siapa Roman Abramovich? Pemilik Chelsea yang Terancam Didepak Gara-gara Konflik Rusia - Ukraina

Diketahui sejak memecahkan diri dari Uni Soviet setelah perang dunia ke dua, Rusia tak pernah mengakui negara Ukraina sebagai negara independen.

Putin juga mengatakan Ukraina adalah negara tidak sah yang tanahnya secara historis milik Rusia.

Barat telah lama menggambarkan tuduhan itu sebagai "propaganda yang tidak masuk akal".

Namun apa masalah yang ada di antara Rusia dan Ukraina?

Ukraina adalah negara demokratis yang memiliki masyarakat sebanyak 44 juta jiwa dan merupakan negara terbedar Eropa jika dilihat dalam segi area setelah Rusia.

Baca juga: UPDATE Konflik Rusia vs Ukraina, Ukraina Desak Warga untuk Melawan Saat Pasukan Rusia Memasuki Kyiv

Perlu diketahui Rusia tidak memperbolehkan Ukraina untuk bergabung kedalam aliansi NATO.

Hingga kini, status Ukraina sebagai anggota NATO masih menggantung dan belum resmi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved