Berita Kaltim Terkini
Konflik Rusia vs Ukraina, Pemprov Belum Dapat Info Apakah Ada Warga Kaltim di 2 Negara yang Bertikai
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur belum menerima laporan, adanya masyarakat Kaltim yang sedang berada di Ukraina pasca pecahnya serangan militer Ru
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur belum menerima laporan, adanya masyarakat Kaltim yang sedang berada di Ukraina pasca pecahnya serangan militer Rusia.
Gempuran serangan tentara Rusia ke Ukraina juga memicu kekhawatiran adanya warga Indonesia, yang berada di wilayah yang sedang konflik tersebut.
Perang berkecamuk setelah Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan operasi militer pada Kamis (24/2/2022), hingga Jumat (25/2/2022) kemarin.
Gempuran tentara Rusia masih terus dilancarkan, tentu hal ini menimbulkan kekhawatiran banyak negara terlebih jika ada warga negaranya tengah berada di Ukraina.
Kepala Biro Kesra Setdaprov Kaltim, Andi Muhammad Ishak mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI jika ada warga Kaltim yang berada di Ukraina.
Baca juga: Terungkap Alasan Rusia Menyerang Ukraina dan Apa yang Diinginkan Vladimir Putin
Baca juga: UPDATE Konflik Rusia vs Ukraina, Ukraina Desak Warga untuk Melawan Saat Pasukan Rusia Memasuki Kyiv
"Jika memang ada, tentu segera ditindaklanjuti dan dilakukan tindakan yang diperlukan sesuai diatur Kemenlu RI," ungkap Andi Muhammad Ishak.
Terkait apakah ada warga atau mahasiswa Kaltim yang sedang melanjutkan pendidikan di Rusia, jika ada apakah dilakukan penarikan.
Sampai saat ini Andi Muhammad Ishak juga belum mendapatkan informasi secara langsung baik dari Kemenlu RI atau Kedutaan Besar Indonesia di Rusia.
"Sampai saat ini Pemprov Kaltim juga belum mendapat konfirmasi langsung dari Kedutaan Indonesia di Rusia," ungkapnya.
Namun intinya, Pemprov Kaltim meminta pihak Kemenlu RI agar segera berkoordinasi untuk mengevakuasi warga Indonesia termasuk jika ada masyarakat Kaltim di Ukraina.
Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina: Sejarah Konflik 2 Negara Pecahan Uni Soviet Ini, Bermula dari Krisis 2013
"Kita menunggu saja bagaimana perkembangannya," ucap Andi Muhammad Ishak.
Menurut Andi Muhammad Ishak, jika benar ada, maka pihak Kantor Penghubung Kaltim di Jakarta yang akan langsung berkoordinasi dengan Istana maupun Kemenlu RI, perihal jika ada warga Kaltim yang masuk daftar evakuasi. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kepala-biro-kesra-setdaprov-kaltim-andi-muhammad-ishak0.jpg)