Rabu, 8 April 2026

Virus Corona di Balikpapan

PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang, Balikpapan Dimungkinkan Masih Level 3

Rapat rutin tersebut membahas sejumlah persoalan dan situasi yang berada di setiap daerah dalam menentukan status PPKM

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Jubir Satgas Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty.Rapat rutin tersebut membahas sejumlah persoalan dan situasi yang berada di setiap daerah dalam menentukan status PPKM. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Setiap pekan, Pemerintah Kota Balikpapan mengikuti rapat koordinasi terkait evaluasi PPKM untuk melaporkan perkembangan Covid-19 di luar Jawa-Bali.

Rapat rutin tersebut membahas sejumlah persoalan dan situasi yang berada di setiap daerah dalam menentukan status PPKM

Hasil rapat Pemerintah daerah sebelumnya pun akan disampaikan dalam rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo sebelum mengumumkan status perpanjangan PPKM

"Pembahasan hasil dari monev dalam rapat staf presiden. Kemudian akan ditetapkan Inmendagri berikutnya tanggal 1-14 Maret 2022, untuk PPKM Luar Jawa-Bali," ujar Jubir Satgas Covid-19 Balikpapan Andi Sri Juliarty, Senin (28/2/2022).

Baca juga: Syarat Naik Kapal Pelni ke Daerah PPKM Level 1 - 4 Meski Belum Vaksin Covid-19, Cek www.pelni.co.id

Baca juga: INFO TERBARU 3 Jenis Penumpang Bisa Tak Wajib Vaksin, Cek Syarat Naik Pesawat ke PPKM Level 1 - 4

Baca juga: INFO TERBARU Aturan PCR & Antigen Buat Anak-anak, Cek Syarat Naik Pesawat ke Daerah PPKM Level 1 - 4

Wanita yang akrab disapa Dio itu mengatakan, kemungkinan besar Kota Balikpapan masih berstatus PPKM Level 3.

Hal ini berdasarkan indikator penilaian penetapan status PPKM. Yakni kenaikan jumlah kasus positif.

Kemudian, jumlah yang dirawat di rumah sakit, keterisian BOR (Bad Occupancy Rate), isoter dan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam rangka pencegahan. 

"Kalau melihat rumus yang digunakan, kita estimasinya masih di level 3, kalau melihat yang lalu. Kalau melihat indikator kesehatan insya allah kita di level 3," tuturnya. 

Namun terdapat penilaian terkait mobilitas masyarakat di suatu daerah termasuk penggunaan masker. 

"Kita nggak tahu cara penilaiannya dan juga soal capaian vaksin," terangnya.

Adapun angka terkonfirmasi positif covid-19 di Balikpapan, untuk angka tertinggi terjadi pada 23 Februari sebanyak 980 kasus.

Namun dua hari kemudian jumlah terkonfirmasi positif terus menurun, yakni pada tanggal 24 dan 25 Februari 2022 lalu.

"Kemudian di tanggal 26 Februari 713 kasus baru terkonfirmasi positif. Kalau yang meninggal ada tambahan baru 2,” urainya.

Baca juga: Kabar Buruk! Menkes Blak-blakan Ungkap Kapan Sebenarnya Virus Corona Berakhir, PPKM Masih Berlanjut

Akan tetapi, Kota Balikpapan perlu mewaspadai kelompok lansia, masyarakat belum divaksin lengkap, serta mereka yang memiliki komorbid.

“Memang ada juga yang sebelumnya pernah Covid kemudian kena Covid lagi,” imbuh Kepala Dinas Kesehatan itu. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved