Virus Corona

Kabar Buruk! Menkes Blak-blakan Ungkap Kapan Sebenarnya Virus Corona Berakhir, PPKM Masih Berlanjut

Menteri Kesehatan mengatakan, para ahli memprediksi pandemi Covid-19 belum diketahui secara pasti kapan akan berakhir

Editor: Doan Pardede
KOMPAS.com / ANDRI DONNAL PUTERA
Budi Gunadi Sadikin 

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, para ahli memprediksi pandemi Covid-19 akan berlangsung dan belum diketahui secara pasti akhir dari wabah virus Corona tersebut.

Oleh sebab itu, ia meminta masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan seperti mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak.

"Kita harus dapat beradaptasi agar tetap bisa hidup secara produktif dan menjaga sistem kesehatan kita agar selalu kuat dan menjaga roda perekonomian agar terus berjalan," kata Budi dalam acara DBS Asia Insights Conference, Kamis (24/2/2022).

Budi mengatakan, selama pandemi Covid-19, kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan terus diterapkan yang disesuaikan dengan kondisi setiap daerah.

Baca juga: Terbaru! Kenali 15 Gejala Virus Corona Omicron pada Orang yang Sudah Vaksin Dosis Lengkap & Booster

Baca juga: Saat yang Lain Berjibaku Atasi Corona & WHO Was-was, 4 Negara Sudah Gelar Konser & Longgarkan Prokes

Baca juga: Sudah 2 Tahun Pandemi Melanda Dunia, Penduduk di Daerah Ini Sama Sekali Tak Pernah Terinfeksi Corona

Selain itu, pemerintah akan memperkuat pelaksanaan 3T yaitu testing, tracing dan treatment serta mempercepat laju vaksinasi Covid-19.

"Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 yang telah dilakukan di antaranya meningkatkan komunikasi dan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan dan kerja sama dengan kementerian/lembaga, TNI-Polri hingga organisasi masyarakat dalam vaksinasi dan edukasi," ujarnya seperti dilansir Kompas.com.

Lebih lanjut, Budi mengatakan, saat ini, pihaknya berupaya melakukan transformasi sistem kesehatan dengan fokus pada 6 pilar utama yaitu, transformasi layanan primer, transformasi layanan rujukan.

Kemudian, transformasi sistem ketahanan kesehatan, transformasi pembiayaan kesehatan, transformasi Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan, dan transformasi sistem teknologi kesehatan.

"Dengan menjalankan 6 transformasi kesehatan ini, diharapkan Indonesia akan memiliki sistem kesehatan yang jauh lebih baik, lebih kuat ditengah ancaman kesehatan global dan terintergrasi dengan sistem kesehatan dunia," ucap dia.

Kenali 15 Gejala Virus Corona Omicron pada Orang yang Sudah Vaksin Dosis Lengkap & Booster

Orang yang sudah vaksin dosis lengkap dan booster tetap bisa terpapar virus Corona Omicron, kenali 15 gejalanya.

Melakukan vaksinasi dua dosis ditambah vaksin booster memang menurunkan risiko tertular COVID-19.

Namun, vaksin tidak menjadikan tubuh seseorang kebal dengan virus Corona Omicron.

Walau sudah vaksin dua dosis dan vaksin booster, orang tetap wajib menjaga protokol kesehatan.

Orang yang sudah vaksin booster pun bisa kena COVID-19 varian Omicron, tapi gejala dan dampaknya akan jauh lebih ringan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved