Selasa, 21 April 2026

Berita Internasional Terkini

Daftar Tentara Bayaran yang Terlibat Perang Rusia vs Ukraina, Grup Legendaris Wagner Turun Gunung

Salah satunya kelompok tentara bayaran dari berbagai negara yang juga terlibat langsung di medan perang Rusia vs Ukraina

Aris Messinis / AFP
Penduduk mengevakuasi kota Irpin, utara Kyiv, pada 10 Maret 2022. Pasukan Rusia pada 10 Maret 2022 menggulung kendaraan lapis baja mereka ke tepi timur laut Kyiv, merayap lebih dekat dalam upaya mereka untuk mengepung ibukota Ukraina. Pinggiran barat laut Kyiv seperti Irpin dan Bucha telah mengalami kebakaran dan pemboman selama lebih dari seminggu, mendorong upaya evakuasi massal. 

Dalam sebuah video emosional yang diposting ke saluran Telegram-nya, Zelensky merujuk pada "legiun internasional" dari 16.000 sukarelawan asing yang dia cari untuk "bergabung dengan pertahanan Ukraina, Eropa, dan dunia."

Negara itu awal pekan ini untuk sementara mencabut persyaratan visa bagi sukarelawan asing yang ingin memasuki negara itu dan bergabung dalam perang melawan pasukan Rusia.

“Kami tidak akan rugi apa-apa selain kebebasan kami sendiri,” kata Zelensky, mencatat bahwa sekutu internasional Ukraina mengirim pasokan senjata negara itu setiap hari.

ementara warga asing telah berperang di Ukraina sejak 2014, ketika separatis yang didukung Rusia merebut sebagian wilayah Donbas, para ahli yang melacak pejuang asing mengatakan dorongan ini adalah langkah yang jauh melampaui ambisi.

Para ahli telah memperingatkan bahwa bepergian ke Ukraina tanpa pelatihan militer berbahaya.

Masih belum jelas dari mana 16.000 sukarelawan akan berasal, dan Zelensky tidak memperluas topik dalam videonya.

Baca juga: Langit Ukraina Tak Kunjung Ditetapkan Sebagai No Fly Zone, Zelensky Sindir Amerika dan NATO

Sejauh ini, sebagian besar pejuang asing di Ukraina berasal dari negara-negara pasca-Soviet lainnya termasuk Georgia dan Belarus.

Tetapi laporan media menunjukkan bahwa mereka berasal dari negara-negara seperti Jepang, Inggris, dan Amerika Serikat.

4. Tentara bayaran Suriah

Dikutip dari The Guardian, Selasa (8/3/2022) upaya perekrutan warga Suriah oleh Rusia pertama kali dilaporkan situs berita Suriah, DeirEzzor24.

Media tersebut mengatakan, Moskow mencari sukarelawan pengawal pasukan militer dengan kontrak enam bulan dengan bayaran antara 200 dolar AS hingga 300 dolar AS per bulan.

The Wall Street Journal melaporkan, beberapa tentara bayaran Suriah sudah berada di Rusia dan bersiap untuk memasuki medan pertempuran di Ukraina.

Baca juga: Pemandangan Memilukan, Ribuan Jasad Korban Invasi Rusia ke Ukraina Dimakamkan 1 Liang

Dengan sponsor Rusia dan Turki, tentara bayaran Suriah telah berperang di luar negeri.

Diberitakan Asharq Al-Awsat, mediator di Damaskus dan daerah lain yang dikelola pemerintah di Suriah diberitakan telah mulai menandatangani kontrak dengan pemuda Suriah yang bersedia berperang bersama tentara Rusia di Ukraina.

Daftar wajib militer baru mencakup sekitar 23.000 warga Suriah yang telah bertempur dalam formasi milisi bersama pasukan pemerintah Suriah.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved