Musik
Yurigarins, Perjalanan Hidup Band Alternative Rock, 20 Maret Rilis Mini Album Andromeda
Yurigarins, terbentuk pada tahun 2018, tepatnya di bulan Oktober. Band yang berasal dari Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Yurigarins, terbentuk pada tahun 2018, tepatnya di bulan Oktober. Band yang berasal dari Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur, terus eksis hingga kini.
Mengambil nama seorang Cosmonaut asal Rusia, Yurigarins mengaku terinspirasi dari kisah Yuri Gagarin yang merupakan pelaku perjalanan luar angkasa pertama yang dilalui selama 108 menit.
Filosofinya memang didedikasikan untuk Yuri Gagarin. Sementara orang tahunya hanya Neil Armstrong, sebenarnya ada lagi yang lebih dulu menjelajah luar angkasa yaitu Yuri Gagarin itu.
Yurigarins yang bergenre alternative rock ini sempat bergonta-ganti personel hingga empat kali karena beberapa hal personal.
Baca juga: Sejarah 9 Maret: Hari Musik Nasional, Erat Hubungannya dengan Pencipta Lagu Indonesia Raya
Baca juga: Sang Pengrajin Alat Musik Gitar di Balikpapan, Percaya Olah Hasil Bumi jadi Potensi Ekonomi
Baca juga: Sepak Terjang Budi Budaya, Sang Perajin Gitar di Balikpapan, Tembus Pasar Internasional
"Kita udah gonta-ganti personel kira-kira yang sekarang ini adalah formasi keempat," jelas Rizky Andrew yang merupakan pemain bass dalam band Yurigarins.
Saat ini Yurigarins telah merilis 4 single yang masih berkaitan erat satu sama lainnya.
Pertama berjudul Vertikal, filosofi dibalik lagu ini menceritakan tentang "Spiritual Journey".
Kedua berjudul Rahasia yang masih ada kaitannya dengan lagu sebelumnya.
"Hanya saja dengan makna yang lebih susah dijelaskan, masih tentang spiritual journey juga tetapi dengan dimensi yang lebih tinggi dari Vertikal," ucap Andrew.
Ketiga berjudul Senyawa Bernyawa yang menceritakan tentang gejolak batin mengenai ekspetasi yang tak sesuai dengan realita.
Keempat, Yurigarins memiliki single berjudul Tiba yang diambil dari kisah hidup Alim.
"Ide dari aku, tetapi untuk musik, notasi dan lirik dari Andrew," ungkap Alim.
"Tiba itu bercerita tentang kelahiran, waktu itu aku baru punya anak kedua, diambil dari 2 sudut pandang, sang bayi dan aku sebagai sang orang tua (Alim) sendiri," pungkasnya.
Andrew menjelaskan semua single yang telah rilis tersebut menceritakan tentang spiritual journey yang dialami para personel Yurigarins.
"Jadi, yang pertama ke atas (Vertikal) baru kemudian diterapkan ke realita kehidupan sampai ke lagu Tiba tadi. Benang merahnya tetap tentang 'Mengenali diri sendiri' sih," jelas Andrew.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/gondorng-grup-band.jpg)