Berita Internasional Terkini
Bisakah Rusia dan Ukraina Damai? Ada 5 Skenario Agar Perang Berakhir, Potensi Perang Dunia 3
Ada 5 skenario agar perang Rusia dan Ukraina berakhir, termasuk perang dunia ketiga dan perang nuklir.
TRIBUNKALTIM.CO - Invasi Rusia ke Ukraina telah berjalan selama 26 hari pada Senin (21/3/2022).
Belum ada tanda-tanda perang antara Rusia dan Ukraina akan berakhir.
Malah, militer Rusia semakin gencar melakukan pergerakan untuk mengambil alih wilayah-wilayah di Ukraina.
Lantas, bagaimana perang Rusia vs Ukraina akan berakhir?
Seperti diketahui, perang Rusia vs Ukraina masih berkecamuk.
Terbaru, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengulangi permohonannya untuk zona larangan terbang di atas Ukraina dan menyerukan sanksi lebih lanjut terhadap Rusia dalam pidato yang berapi-api di hadapan Kongres AS pada hari Rabu.
Dilansir dari TribunTimur.com dengan judul Inilah 5 Skenario yang Disebut Bisa Membuat Perang Rusia-Ukraina Berakhir
Laporan mengerikan muncul setiap hari, termasuk satu dari kedutaan AS di Ukraina yang mengatakan pasukan Rusia menembak dan membunuh 10 orang yang mengantre roti di kota utara Chernihiv minggu ini.
Baca juga: Makin Mencekam, Pasukan Putin Beri Waktu pada Militer Ukraina, Mariupol Akan Jatuh ke Tangan Rusia
Baca juga: Markas Pasukan Operasi Rahasia Ukraina Hancur Dirudal Rusia, Ratusan Tentara Bayaran Asing Tewas
Baca juga: Ditengah Invasi Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin Muncul ke Publik Kenakan Outfit Mahal
Sementara itu, tentara Rusia diduga menahan 400 orang, termasuk dokter dan pasien "seperti sandera" di dalam sebuah rumah sakit di Mariupol.
Jadi bagaimana perang ini bisa berakhir?
1. Diplomasi
Pembicaraan damai antara Kyiv dan Moskow telah gagal menghasilkan terobosan, meskipun ada beberapa tanda awal harapan.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negosiasi menjadi "lebih realistis", sementara Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov mengatakan ada "beberapa harapan untuk kompromi".
Kremlin mengatakan kedua pihak sedang mendiskusikan status Ukraina yang serupa dengan Austria atau Swedia, keduanya anggota Uni Eropa yang berada di luar aliansi militer NATO.
Kepala perunding Ukraina mengatakan akan memberi Kyiv jaminan keamanan internasional yang mengikat untuk mencegah serangan di masa depan, sambil memenuhi seruan lama Rusia agar Ukraina dijauhkan dari NATO dan mencegah Westernisasi kawasan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/dampak-peran-rusia-hancur-hangus.jpg)