Berita Samarinda Terkini
BBPJN Kaltimtara Tinjau Pilar Jembatan Mahakam Pasca Ditabrak Ponton, Ini Hasilnya
Mengingat ini adalah peristiwa tubrukan ke sekian kalinya, nampak sebuah kaca khusus telah dipasang oleh BBPJN XII Kaltim Kaltara pada 2021 lalu
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) XII Kaltim-Kaltara bersama Polairud Polresta Samarinda dan KSOP Klas II Samarinda serta Pelindo, akhirnya meninjau pilar Jembatan Mahakam yang tertabrak oleh dua tongkang pada Senin (28/3/2022), Pukul 06.00 WITA (diberitakan sebelumnya Pukul 04.30 WITA).
Dari pantauan TribunKaltim.Co, pilar yang tertabrak adalah pilar ke 4 dari segmen Kota Samarinda.
Mengingat ini adalah peristiwa tubrukan ke sekian kalinya, nampak sebuah kaca khusus telah dipasang oleh BBPJN XII Kaltim Kaltara pada 2021 lalu untuk mengetahui berat tidaknya efek tabrakan tersebut.
Nampak kaca tersebut tidak bergeser ataupun retak. Kendati demikian, belum ada keterangan resmi yang pewarta ini dapatkan dari balai tersebut.
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Polairud Kompol Iwan Pamuji juga mengatakan, bahwa setelah dilakukan penelitian oleh BBPJN harus menunggu kurang lebih satu minggu untuk mengetahui berat dampak dan kelayakan jembatan setelah tertabrak.
Baca juga: 5 Tongkang Hanyut di Sungai Mahakam, Dua di Antaranya Tabrak Pilar Jembatan Mahakam
Baca juga: Awal 2022, Taman Depan Flyover Jembatan Mahakam IV Resmi Dibuka, Jadi Landmark Baru di Samarinda
Baca juga: Festival Mahakam Diramaikan Gowes Tourism Sport, Lintasi Jembatan Mahakam hingga Samarinda Seberang
Ia juga mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait hanyutnya 5 tongkang tersebut.
Ia menyebutkan sudah ada 5 saksi yang diperiksa.
"Kami masih menyelidiki tongkang mana yang menabrak langsung. Tapi yang terlihat jelas ada 2 ponton yang menyangkut di pilar masuk, dan dua lagi lolos," bebernya.
"Semua masih di dalam penyelidikan," ucapnya menegaskan.
Ia juga menjelaskan singkat bahwa 5 tugboat beserta tongkangnya masing-masing memang terikat menjadi satu.
Baca juga: 40 Pekerja Dikerahkan Bangun Pagar Tutup Taman Tepian Dekat Jembatan Mahakam Samarinda
Karena terkena arus deras, ikatan pun tidak kuat menahan sehingga pontong berhamburan.
"Akan kami sampaikan jika ada perkembangan," pungkasnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel