Berita Samarinda Terkini

Awal 2022, Taman Depan Flyover Jembatan Mahakam IV Resmi Dibuka, Jadi Landmark Baru di Samarinda

Sebuah landmark terbaru kembali hadir dan bisa dinikmati di kota Samarinda. Pada awal tahun 2021, sebuah ruang taman kembali menghiasi sudut kota Sam

TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Taman dengan tugu pesut di Jalan Slamet Riyadi Kota Samarinda, Senin (3/1/2022). TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sebuah landmark terbaru kembali hadir dan bisa dinikmati di Kota Samarinda.

Pada awal tahun 2021, sebuah ruang taman kembali menghiasi sudut Kota Samarinda, kali ini berada di depan flyover Jembatan Mahakam kembar, jalan Slamet Riyadi, kecamatan Sungai Kunjang.

Taman yang dikerjakan sejak awal Oktober 2021 tersebut resmi dibuka pada malam Tahun Baru 2022.

Kepala Seksi Pemeliharaan Lingkungan dan Pertamanan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Samarinda, Ronny Alfiany, mengemukakan pengerjaan taman tersebut telah selesai 100 persen.

Maka, hari terakhir tahun 2021 pada 31 Desember, seng penutup berwarna biru di sekitar taman tersebut dibongkar dan taman yang dikerjakan dengan biaya Rp 1,5 miliar itu bisa dinikmati oleh warga Samarinda.

Baca juga: Komisi III DPRD Samarinda Minta Taman Tepian Baru Ditata dan Utamakan Keselamatan Pengunjung

Baca juga: Jelang Dibuka November Nanti, Pemkot Samarinda Benahi Taman Tepian Baru

"Iya sudah 100 persen dan sekarang masuk tahap pemeliharaan," ujar Ronny, Senin (3/1/2022).

Di taman yang berada tepat berhadapan dengan Taman Bebaya itu juga dihiasi dengan lampion yang tergantung warna-warni, serta patung dua ekor pesut Mahakam yang dipindahkan dari taman bawah Jembatan Mahakam.

Tidak ketinggalan air mancur yang pada malam hari disinari lampu berwarna.

Meskipun demikian beberapa tanaman yang terhampar di taman tersebut terlihat masih baru dan belum tumbuh sempurna.

"Sementara tidak ada penambahan item lagi," ujar Ronny menambahkan.

Taman itu terbagi menjadi dua bagian yang dibelah oleh lajur putar menuju Jembatan Mahakam dari arah Polresta Samarinda.

Baca juga: Taman Tepian Baru Samarinda akan Terapkan Sistem Parkir Progresif Barrier Gate

Kepala DLH Samarinda, Nurrahmani menyampaikan taman itu bukan merupakan taman aktif, sehingga tidak bisa digunakan untuk masyarakat beraktivitas.

Karena itu, Nurrahmani menegaskan ke depannya taman tersebut tidak diberikan nama.

"Nggak ada nama, karena itu bukan taman aktif, paling nanti masyarakat sendiri yang kasih label, misalnya karena di sana ada air mancur, mungkin dinamakan taman air mancur," tukas Nurrahmani memaparkan. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved