Berita Kubar Terkini

Razia Jelang Ramadhan 2022 di Kutai Barat, Ratusan Sembako Kedaluwarsa Disita

Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) kembali

Penulis: Zainul | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Tim Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) Kutai Barat melakukan pemeriksaan bahan-bahan pokok yang di jual di seluruh swalayan dan toko-toko sembako yang tersebar di wilayah Kutai Barat, Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR  - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi Usaha Kecil Menengah (Disdagkop-UKM) kembali melakukan razia secara mendadak. 

Atau pemeriksaan bahan-bahan pokok yang dijual di toko-toko sembako maupun toko ritel modern yang tersebar di Kabupaten Kutai Barat, Provinsi Kalimantan Timur pada Senin (28/3/2022). 

Hal itu dijelaskan oleh Kabid Perdagangan Disdagkop UKM Kubar, Ambrosius Ndopo kepada TribunKaltim.co.

Dia menyatakan, satu persatu toko sembako yang ada di Kutai Barat dilakukan pemeriksaan oleh petugas.

Baca juga: Harga Sembako Naik Tiap Jelang Ramadhan, Pemerintah Harus Jaga Pasokan

Baca juga: Perang Rusia vs Ukraina Bawa Dampak ke Indonesia, Satgas Pangan Polri: Harga Sembako Naik

Baca juga: Pastikan Stok Minyak Goreng Aman Saat Puasa, Polres Kutai Barat Bersama Disdagkop-UKM Sidak Pasar 

Kali ini pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan kelayakan bahan pokok untuk dikonsumsi menjelang bulan suci Ramadhan nanti.

Dalam kegiatan yang melibatkan petugas kepolisian itu, ratusan bahan pokok yang sudah tidak layak konsumsi.

Tentu saja lantaran sudah memasuki masa kedaluwarsa.

"Ditemukan masih terpajang untuk dijual di beberapa toko sembako," ungkapnya.

Selain barang kedaluwarsa, juga ada barang-barang ilegal ditemukan di lokasi.

Baca juga: Jelang Ramadhan 2022, Harga Sembako di Kutai Barat Naik, Stok Minyak Goreng Kosong

Petugas kemudian langsung menyita barang-barang kedaluwarsa itu dan memberikan teguran kepada pemilik toko.

Dia menyebutkan, ada sembilan karung bahan pokok dari berbagai jenis yang disita petugas untuk segera dilakukan pemusnahan. 

Ada sekitar 9 karung besar bahan pokok yang disita pihak berwajib untuk dimusnahkan.

"Tim terpadu melibatkan aparat kepolisian menyita langsung barang-barang ilegal dan kedaluwarsa tersebut," katanya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved