Berita Nasional Terkini
Soal Formasi Puan-Anies Baswedan di Pilpres 2024, Sekjen PDIP: Beliau Bisa Berdialog Berdiskusi
Pemilihan Presiden Republik Indonesia bakal berlangsung di tahun 2024 nanti, namun sudah mulai ramai formasi-formasi pasangan calon presiden
TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pemilihan Presiden Republik Indonesia bakal berlangsung di tahun 2024 nanti, namun sudah mulai ramai formasi-formasi pasangan calon presiden dan wakil presiden.
Masyarakat disuguhkan dengan kabar bakal calon kandidat yang akan dijagokan.
Termasuk pasangan Puan-Anies yang menjadi perbincangan untuk maju dalam gelanggang Pilpres 2024. Seperti apa tanggapan dari PDIP.
Sosok Puan Maharni sendiri sebagai Ketua DPR RI dan Anies Baswedan menjabat Gubernur DKI Jakarta yang dalam beberapa survei namanya selalu masuk tiga besar calon kandidat potensial di Pilpres 2024.
Baca juga: Beda dengan PDIP, PSI Puji Pilihan Tanah & Air yang Dibawa Anies Baswedan ke IKN
Baca juga: Mundur Jadi Kandidat Capres, Ketua Umum PSI Giring Sodorkan 9 Nama, Anies tak Masuk
Baca juga: NEWS VIDEO Puan Buka Peluang Duet dengan Anies di Pilpres 2024, Pengamat: Itu Strategi Politik
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengatakan tak menutup kemungkinan dirinya berduet dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam Pilpres 2024.
Ia menyebut dinamika apapun bisa terjadi dalam politik.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa Puan yang juga Ketua DPR RI itu membuka dialog dan berdikusi dengan semua kalangan pemerintahan.
Termasuk, menjalin komunikasi serta dialog dengan Gubernur, termasuk Anies Baswedan.
"Mbak Puan menyatakan beliau bisa berdialog berdiskusi, apalagi beliau sebagai Ketua DPR dan Pak Anies sebagai Gubernur tentu saja ada koneksitas," kata Hasto di kawasan GBK Senayan, Jakarta, Minggu (27/3/2022).
Baca juga: Prabowo Bisa Terjegal, Pengamat Ingatkan Ketum Gerindra Hati-hati Soal Pernyataan Puan tentang Anies
Hasto juga menyebut, komunikasi Puan sebagai Ketua DPR RI terbuka juga bagi para Gubernur lainnya.
Termasuk, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Bali I Wayan Koster hingga Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey.
"Jadi dengan semua Gubernur ada koneksitas, sehingga apa yang disampaikan Mba Puan itu menegaskan komitmen beliau untuk berdialog sebagai Ketua DPR untuk bisa bertemu dengan siapapun," ucap Hasto.
"Karena ketua DPR ini ketua dewan perwakikan RI bukan dewan perwakilan Jakarta saja, bukan Jawa Timur saja tapi juga membuka dialog sebagai Ketua DPR," jelas Hasto.
Dinilai Hanya Sebuah Strategi
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda menanggapi wacana duet Ketua DPP PDI Perjuangan (PDI-P) Puan Maharani dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2024.