Berita Nasional Terkini

Soal Formasi Puan-Anies Baswedan di Pilpres 2024, Sekjen PDIP: Beliau Bisa Berdialog Berdiskusi

Pemilihan Presiden Republik Indonesia bakal berlangsung di tahun 2024 nanti, namun sudah mulai ramai formasi-formasi pasangan calon presiden

Editor: Budi Susilo
TRIBUNNEWS.COM
ILUSTRASI Sosok Puan Maharani membuka peluang dirinya berduet dengan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Pilpres 2024. Puan yang juga Ketua DPR RI itu membuka dialog dan berdikusi dengan semua kalangan. 

Sebelumnya Puan mendeklarasikan dirinya berpeluang untuk duet dengan Anies di Pilpres 2024.

Puan mengaku tak menutup peluang berduet dengan Gubernur DKI Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Ia menyebut dinamika apa pun bisa terjadi dalam politik. Hal ini ia sampaikan saat menanggapi usulan berduet dengan Anies untuk mengakhiri 'cebong-kampret'.

Baca juga: Tanpa Anies, Giring PSI Bocorkan 9 Nama Calon Pengganti Jokowi, Ada Najwa Shihab

"Mungkin saja (duet dengan Anies), enggak ada yang tidak mungkin di politik, semua dinamika itu bisa terjadi. Ya tinggal kita lihat lagi tahun depan lah bagaimana ceritanya, cerita-cerita politik," kata Puan dikutip dalam video yang diunggah di kanal YouTube CNN Indonesia, Rabu (23/3/2022).

Ketua DPR ini bahkan kerap bertemu Anies secara tak sengaja saat hadir di sejumlah acara. Dalam pertemuan itu, ia tak sungkan berkomunikasi.

Sehingga, dia merasa heran jika malah muncul kesan bermusuhan dengan Anies.

"Komunikasinya, jika ada perlu, suka berkomunikasi, dan jika ada acara juga komunikasi. Kok jadi kesannya saya musuhan gitu sama Pak Anies, enggak lah," ungkapnya.

Baca juga: Secara Elektabilitas, Puan Maharani Bukan Saingan Ganjar, Survei Ini Jadi Bukti

Ia menegaskan, perbedaan politik hanya ada di panggung politik, sedangkan pertemanan dan silaturahmi tetap terjaga baik dengan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

"Perbedaan politik itu kan ya di politik, tapi pertemanan, silaturahmi kekeluargaan, saya rasa, saya sama Pak Anies enggak ada masalah."

"Jadi kenapa kayak ada musuhan ya? Enggak ada musuhan," beber Puan.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda menilai wacana yang dimunculkan tersebut dinilai sebagai strategi politik

Terlebih, PDIP memiliki tiket sendiri untuk bisa mengusung Calon Presiden (Capres).

Sehingga dengan langkah tersebut bisa menjadi alternatif poltik bagi Puan dan menguatkan posisi tawar politiknya.

Baca juga: TERJAWAB Puan Maharani Bocorkan Kriteria Calon Presiden PDIP di Pilpres 2024, Bukan Ganjar Pranowo?

"Saya membacanya wacana ini dimunculkan Puan karena strategi politik untuk meninggikan posisi tawar politiknya. Karena ia memegang tiket makanya dia enggak harus sama Pak Prabowo atau sama Pak Ganjar Pranowo. Dengan demikian bisa jadi opsi-opsi poltiknya lebih besar dan posisi tawarnya menguat," ujar Hanta dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi TvOneNews, Jumat (25/3/2022).

Lebih lanjut, Hanta menilai politik di Indonesia saat ini sangat dinamis menjelang 2024.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved