Jumat, 1 Mei 2026

Kebakaran di Samarinda

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran yang Hanguskan 9 Bangunan di Jalan Antasari Samarinda

Sekitar area 9 bangunan yang terbakar di Jalan Pangeran Antasari Gang Padat Karya, RT 30, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, pada

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia |
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Kondisi puing-puing 9 bangunan di Jalan Antasari, Kecamatan Sungai Kunjang, pasca terbakar Rabu (30/3/2022). TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO HARDI PRASETYO 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sekitar area 9 bangunan yang terbakar di Jalan Pangeran Antasari Gang Padat Karya, RT 30, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, pada Rabu (30/3/2022) pukul 10.30 WITA, kini sudah dipasangi garis polisi oleh jajaran Polsek Sungai Kunjang.

Kendati demikian, puluhan warga nampak masih berada di lokasi kejadian dengan raut seakan tidak percaya.

Sebab, menurut Alfu (31), salah seorang warga yang rumahnya terdampak, musibah kebakaran tersebut merupakan kali pertama terjadi di lingkungan mereka.

Ia menuturkan sumber api berasal dari salah satu rumah bangsal yang berada di belakang rumahnya.

Ia menerangkan, dari informasi para tetangga, api disebabkan oleh pemilik rumah yang lupa mematikan kompor setelah memasak.

Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran di Jalan Antasari Samarinda, Akses Masuk Sulit, Api Terus Berkobar

Baca juga: Kebakaran di Jalan Antasari Samarinda, Satu Jam Lebih, Kobaran Api Susah Dipadamkan

"Karena yang punya rumah memang jualan kue. Kami kurang paham apa lupa matikan kompor sampai terbakar, tahu-tahu api besar aja gitu," bebernya.

Syaiful (48), seorang sekuriti perusahaan swasta setempat sekaligus saksi mata menerangkan saat itu dirinya tengah berjaga.

Tiba-tiba matanya menangkap kepulan asap tebal di belakang kantornya.

Ia pun berlari ke dalam Gang Padat Karya dan mendapati api tengah melahap sebuah bangunan bangsalan kayu.

Tepat di depan sumber api terdapat sebuah bangunan Taman Kanak-Kanan (TK) yang sedang dipenuhi anak kelas 0 yang tengah melakukan aktivitas belajar.

"Kami langsung mengevakuasi anak-anak tersebut beserta guru-gurunya ke tempat yang aman," ujarnya.

"Enggak lama kemudian datang beberapa satuan relawan setempat diikuti Dinas Pemadam Kebakaran untuk memadamkan api," imbuhnya.

Baca juga: Tim Pemadam Tertipu Kabar Bohong soal Kebakaran di Jalan Siradj Salman Samarinda Ulu

Sementara itu, Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Made Anwara melalui Kanit Reskrim Ipda Rony Wibowo menerangkan saat ini pihaknya sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian.

Mereka juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi, terdiri dari pemilik rumah yang diduga tempat sumber api dan saksi-saksi yang pertama melihat kobaran si jago merah.

"Kita belum bisa menduga apa penyebab kebakarannya. Kami masih meminta keterangan para saksi. Intinya masih dalam proses penyelidikan," ucap Ipda Rony Wibowo kepada TribunKaltim.co saat dijumpai di lokasi kebakaran. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved