Berita Nasional Terkini

Diduga Lakukan Pungutan Liar, Walikota Medan Copot Kepala BKD dan PSDM dan Kabag Hubungan Antarkota

Kepala BKD dan PSD Kota Medan dan Kepala Bagian Hubungan Antarkota Daerah dan Lembaga (Hakda) Kota Medan dicopot dari jabatannya

Editor: Samir Paturusi
Dok. Humas Pemkot Medan
Wali Kota Medan Bobby Nasution. Ia mencopot Kepala Badan Kepagawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM) Kota Medan dan Kepala Bagian Hubungan Antarkota Daerah dan Lembaga (Hakda) Kota Medan. 

TRIBUNKALTIM.CO- Kepala Badan Kepagawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKD dan PSDM) Kota Medan dan Kepala Bagian Hubungan Antarkota Daerah dan Lembaga (Hakda) Kota Medan dicopot dari jabatannya.

Kini keduanya masih dalam pemeriksaan di Inspektorat.

Mengenai pencopotan kedua pejabat tersebut, Walikota Medan, Bobby Nasution tidak menjelaskan secara rinci.

Namun, ia menegaskan agar tidak ada pungutan liar dalam menjalankan tugas pokok selama bekerja.

“Kita coba dan kita wajibkan tidak ada yang namanya pungli dan transaksi di dalamnya.”

"Harusnya di dalam pemerintahan Kota Medan, bisa menerapkan hal itu,” kata Bobby, dikutip Tribunnews.com dari kanal YouTube Kompas TV, Rabu (6/4/2022).

Baca juga: Fadli Zon Sebut Presiden Dirugikan Atas Kelangkaan Minyak Goreng: Harusnya Copot Menteri Perdagangan

Baca juga: TERKUAK Sosok AKBP M, Oknum Polisi di Sulsel Diduga Rudapaksa Siswi SMP Kini Dicopot dari Jabatannya

Baca juga: Profil Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Sosok Berani Copot Kompol Lucky Anak Jenderal Polri

“Jadi, itu sudah saya sampaikan berkali-kali, kalau memang ada indikasi kita serahkan ke Inspektorat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Bobby mengatakan, kedua pejabat yang dicopot semantara telah dinonaktifkan Wali Kota Medan sejak Kamis (31/3/2022) lalu.

“Penonaktifan ini sudah sejak Kamis (lalu). Ini lagi diperiksa. Bukan secara definitif dicopot. " jelasnya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemkot Medan, Sulaiman Harahap tak menampik soal kabar pencopotan dua pejabat Pemkot Medan.

"Kalau terkait apa, kan itu bagian dari pemeriksaan, saya tidak bisa sampaikan.”

“Tapi yang jelas, kalau namanya Kepala Badan Kepegawaian, ya pasti tentang penempatan pegawai lah," ucap Sulaiman.

Ia menyebut, pemeriksaan ini dilakukan berkenaan dengan penempatan dan peningkatan sumber daya manusia, sebagaimana dilansir Tribun-Medan.com.

Mengenai hasil pemeriksaan, Sulaiman mengatakan akan diinfokan dalam waktu dekat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved