Berita Balikpapan Terkini
Prestasi Satgas Yonif 613/RJA Selama Bertugas di Papua, Sukses Rebut Senapan Hingga Tokoh KKB
Satgas Yonif 613/RJA kembali ke pangkuan Kodam VI Mulawarman seusai 11 bulan bertugas di Papua.
Penulis: Mohammad Zein Rahmatullah | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Satgas Yonif 613/RJA kembali ke pangkuan Kodam VI Mulawarman seusai 11 bulan bertugas di Papua.
Mereka ditugaskan untuk melaksanakan operasi teritorial di Papua. Khususnya untuk menekan peluang agresi dari Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Selama 11 bulan bertugas, bertaruh nyawa di medan asing dan ekstrem, Satgas Yonif 613/RJA berhasil mengantongi sejumlah prestasi.
Diungkapkan oleh Danbrigif 24 Bulungan Cakti Kodam VI Mulawarman, Letkol Inf Teguh Wiratama, prestasi pertama yang patut diapresiasi ialah seluruh personel yang dapat kembali utuh tanpa gugur satupun.
"Di Papua banyak sekali rekan kita yang gugur, namun lain dengan Batalyon 613. Mereka berhasil kembali lengkap 450 orang, tanpa satupun ketinggalan," ujar Letkol Inf Teguh, Jumat (8/4/2022).
Baca juga: 11 Bulan Bertugas di Papua, Satgas Yonif 613/RJA Kembali ke Kampung Halaman di Tarakan
Baca juga: Kunjungi Timika, Inilah Pesan Pangdam VI/Mlw kepada Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 613 Raja Alam
Baca juga: Riksiapops Satgas Pamtas Penyangga Mobile Yonif Raider 613 Raja Alam Kaltara, Ini Harapan Asops KSAD
Berikutnya, prestasi yang berhasil dikantongi Batalyon asal Tarakan tersebut, yakni berhasil merebut senjata, lengkap dengan tokoh KKB itu sendiri.
Letkol Teguh berujar, senjata yang berhasil direbut ialah sepucuk senapan M16. Bagi dia, ketika personel berhasil merebut senjata tersebut, artinya luar biasa.
Sebagai informasi, senapan M16 merupakan senjata besutan Amerika Serikat yang digunakan sejak 1960, memiliki kecepatan peluru berkisar 3.100 kaki per detik dengan jarak efektif antara 550 hingga 800 meter.
"KKB kan bergerak berkelompok. Satu kelompok, biasanya, senjata itu hanya dipegang satu atau dua orang. Dapat satu senjata, mungkin orang di belakangnya ada 10 orang," papar Letkol Teguh.
Termasuk dengan tokoh KKB itu sendiri. Lanjut Letkol Teguh, terdapat satu orang yang dikembalikan dari Kabupaten Puncak Jaya, kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. "Jadi Batalyon Kalimantan dapat mengharumkan nama Kodam di Papua," imbuhnya.
Baca juga: Prajurit TNI Yonif Raider 613/Raja Alam Selamatkan Seorang Ibu yang Mau Bunuh Diri
Ditambahkan oleh Pangdam VI Mulawarman, Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso, dari 450 orang anggota Satgas Yonif 613/RJA, 109 orang diantaranya mendapat penghargaan dari Pangkoops Kodam XVII/Cenderawasih.
"Kemudian dua orang mendapat penghargaan dari Bapak KSAD. Kami tanyakan juga ke Koops sana, tidak ada pelanggaran yang berkaitan dengan hak asasi manusia. Jadi cukup positif yang diberikan Yonif 613 ini," tukasnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel