Ramadhan
Harga Kebutuhan Naik Saat Ramadhan, Dinas Perdagangan Balikpapan Buka Pasar Murah Selama 12 Hari
Dinas Perdagangan Kota Balikpapan berencana melaksanakan pasar murah pada pekan depan atau pertengahan Ramadhan.
Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dinas Perdagangan Kota Balikpapan berencana melaksanakan pasar murah pada pekan depan atau pertengahan Ramadhan.
Kegiatan Pasar Murah dilakukan demi memenuhi kebutuhan konsumsi dan harga yang diperoleh ramah kantong.
Kepala Dinas Perdagangan Balikpapan, Arzaedi Rachman mengatakan, kegiatan pasar murah akan dibuka selama dua belas hari di setiap kecamatan.
"Jadi nanti 11-23 April kami berencana mengadakan pasar murah di tiap kecamatan. Per kecamatan dua hari,” ujarnya, Sabtu (9/4/2022).
Adapun kegiatan akan berawal di kawasan Kecamatan Balikpapan Kota hingga berakhir di kawasan Kecamatan Balikpapan Tengah.
Baca juga: Ibu-ibu Serbu Pasar Murah di Kantor Disdag Samarinda, Akan Digelar Berkala di Beberapa Tempat
Baca juga: Antisipasi Gejolak Harga dan Stok Bapokting, Walikota Andi Harun Buka Pasar Murah di Samarinda
Baca juga: Penuhi Ketersediaan Kebutuhan Pokok di Samarinda, Pasar Murah Digelar Beberapa Hari
“Untuk Balikpapan Kota berlokasi di Balikpapan Ocean Square, lalu Balikpapan Selatan di Mal Balikpapan Baru,” sebutnya.
Kemudian setelah itu pasar murah juga akan dilaksanakan di Pasar Kebun Sayur Balikpapan Barat. Kemudian di Plaza Rapak untuk menjangkau masyarakat Balikpapan Utara.
Lalu Gedung Serbaguna di Balikpapan Timur dan terakhir di Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah. “Yang pasti InsyaAllah nanti harga murah,” kata Arzaedi.
Sebagaiamana diketahui, beberapa pekan terakhir, harga jual daging sapi di Kota Balikpapan mengalami kenaikan yang cukup signifikan.
Kenaikan harga daging sapi yang terjadi saat ini memang kerap terjadi setiap tahunnya. Terutama jelang hari besar keagamaan atau momentum Ramadhan seperti sekarang.
Baca juga: Wawali Rusmadi Buka Pasar Murah, Bantu Sediakan Kebutuhan Pokok Warga Samarinda Jelang Ramadhan
Adapun penyebabnya, kenaikan harga komoditas daging sapi ini lantaran distribusi berasal dari daerah pemasok. Salah satunya kenaikan biaya angkutan distribusi.
Namun demikian, Kota Balikpapan sebenarnya memiliki banyak pilihan daging. Selain daging sapi potong segar ada pasokan daging beku, juga daging kerbau yang rasanya diklaim tak jauh berbeda.
Dinas Perdagangan Kota Balikpapan pun sudah melakukan inspeksi untuk mengetahui stok komoditas bahan pangan. Salah satu di antaranya daging sapi potong. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/arzaedi-rachman-beri-keterangan.jpg)