Sabtu, 2 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Sejarah Istilah Cebong, Kampret, Kadrun Muncul di Medsos dan Sosok yang Mempopulerkannya

Sering kali di layar kaca ponsel atau layar komputer kita, bisa saja ada ditemukan kata-kata yang sering muncul

Tayang:
Editor: Budi Susilo
Drone Emprit
Data Drone Emprit. Ada kata "Kampret", "Kadrun", "BuzzeRP" dan "Cebong". Deretan kata-kata itu selalu rajin menghiasi di lini media sosial, seperti antaranya lain di Facebook atau Twitter.  

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Sering kali di layar kaca ponsel atau layar komputer kita, bisa saja ada ditemukan kata-kata yang muncul. 

Di antaranya ada kata "Kampret", "Kadrun", "BuzzeRP" dan "Cebong". 

Deretan kata-kata itu selalu rajin menghiasi di lini media sosial, seperti antaranya lain di Facebook atau Twitter

Sebenarnya, seperti apa sejarah kata-kata itu mulai muncul serta seperti apa pola pengguna media sosial atas kata-kata tersebut? 

Baca juga: Apa Itu Besti? Terungkap Arti Sebenarnya Bahasa Gaul yang Sedang Viral di Tiktok dan Twitter

Baca juga: Cara Mudah Mengubah Tampilan Timeline di Aplikasi Twitter, Ini Langkah-langkahnya

Baca juga: Setelah Facebook dan Instagram, Rusia juga Blokir Google News, Ini Alasannya!

Simak penjelasannya sebagai berikut ini: 

Sejak Pilpres 2014, banyak istilah untuk menggambarkan "status" politik dalam percakapan media sosial yang populer.

Sebut saja cebong, kampret,buzzer rp, hingga kadrun.

Istilah "cebong" dan "kampret" sudah lumrah terucap pada percakapan di duna maya, khususnya media sosial Twitter.

Cebong merupakan istilah yang diberikan kepada para pendukung Jokowi (Joko Widodo).

Sementara Istilah 'kampret' berasal dari plesetan 'KMP'.

Aslinya, KMP adalah singkatan dari Koalisi Merah Putih (KMP), koalisi partai-partai pendukung Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 2014.

Isinya ada Gerindra, PAN, PPP, PKS, PBB, dan Partai Golkar. Pada Pilpres 2019, KMP berlanjut dengan komposisi partai yang tidak lagi sebanyak era 2014.

Baca juga: Tampil di Karni Ilyas Club, Sujiwo Tejo Ungkap Disebut Kadrun karena Tak Tersinggung Soal Wayang

Istilah KMP sudah tidak terlalu sering digunakan, namun istilah pelesetannya, yakni 'kampret' tetap sering digunakan.

Istilah itu sering sekali muncul di perdebatan media sosial, baik Twitter, Facebook, maupun lewat amatan politik yang muncul di berita-berita.

Penelitian Drone Emprit mencatat selama tujuh tahun terakhir, terhitung sejak 1 Juli 2015 sampai sekarang terkumpul 14 juta lebih percakapan dengan sebutan tersebut di Twitter.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved