Ramadhan
10 Hari Terakhir Ramadhan Jadikan Ladang Pahala, Amalkan Dzikir Setelah Shalat, Ini Bacaannya
Inilah bacaan dzikir yang bisa diamalkan setelah salat fardhu, jadikan 10 hari terakhir Ramadhan sebagai ladang pahala.
TRIBUNKALTIM.CO - Jadikan 10 hari terakhir Ramadhan 1443 H sebagai ladang pahala, amalkan bacaan dzikir ini setelah shalat.
Ramadhan 1443 H akan segera berakhir.
Di 10 malam terakhir Ramadhan 1443 H perbanyak amalan dan jadikan ladang pahala.
Baca juga: Malam Lailatul Qadar Lebih Baik dari Seribu Bulan, Doa yang Dipanjatkan di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Baca juga: Kumpulan Quotes Hari Raya Idul Fitri 2022/1443 H, Cocok untuk Kartu Ucapan & Posting ke Medsos
Inilah bacaan dzikir yang bisa diamalkan setelah salat fardhu, jadikan 10 hari terakhir Ramadhan sebagai ladang pahala.
Seperti diketahui, umat muslim tengah memasuki bulan Ramadhan 1443 H atau 2022.
Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan bahwa awal Ramadhan 1443 jatuh pada Minggu, 3 April 2022.
Sementara itu, Muhammadiyah menetapkan awal Ramadhan jatuh pada Sabtu, 2 April 2022.
Sekarang, Ramadhan telah memasuki 10 hari terakhirnya.
Selama 10 hari terakhir Ramadhan ini sering dikaitkan dengan momen turunnya Lailatul Qadar.
Untuk mendapat keistimewaan malam yang lebih baik dari seribu bulan itu, orang berbondong-bondong meningkatkan ibadah.
Namun, Lailatul Qadar tetaplah malam yang dirahasiakan Allah SWT soal kapan turunnya.
Meski demikian, ibadah tetaplah baik dilakukan kapan saja.
Salah satu ibadah yang ringan tapi punya manfaat luar biasa adalah berdzikir.
Baca juga: Idul Fitri 2022, Arti Taqaballahu Minna wa Minkum yang Sebenarnya dan Cara Menjawab yang Benar
Dzikir baik dilakukan setelah melaksanakan salat fardhu atau salat wajib lima waktu.
Abu Umamah Al Bahili radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, seseorang bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:
يَا رَسُولَ اللَّهِ أَىُّ الدُّعَاءِ أَسْمَعُ قَالَ جَوْفُ اللَّيْلِ الآخِرُ وَدُبُرَ الصَّلَوَاتِ الْمَكْتُوبَاتِ
"Ya Rasulullah, doa manakah yang didengar Allah?" Beliau menjawab, "(Doa pada) akhir malam dan setelah sholat maktubah (sholat wajib)." (HR. Tirmidzi; Hasan)
Ingin mengamalkan dzikir Ramadhan 2021 tapi belum tahu apa saja yang mesti dibaca?
Berikut ini TribunStyle.com rangkum dari berbagai sumber, bacaan dzikir setelah salat fardhu.
Pertama, Membaca Istighfar 3 Kali
أَسْتَغْفِرُ اللهَ (x3)
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلاَمُ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَاْلإِكْرَامِ.
Astaghfirullah (3x).
Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikrom.
Artinya :
“Aku minta ampun kepada Allah,” (3x).
“Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dariMu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.” (HR. Muslim 1362)
Baca juga: 15 LINK Background untuk Ramaikan Idul Fitri 2022, Bisa Dibagikan di WhatsApp hingga Instagram Story
Bacaan Kedua
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ، اَللَّهُمَّ لاَ مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلاَ يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Allahumma laa maani’a lima a’thoita wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfau dzal jaddi minkal jaddu.
Artinya :
“Tiada Rabb yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya puji dan bagi-Nya kerajaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya (selain iman dan amal shalihnya yang menyelamatkan dari siksaan). Hanya dari-Mu kekayaan dan kemuliaan.” (HR. Bukhari no.6615, Muslim no.593)

Bacaan Ketiga
لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ. لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ، وَلاَ نَعْبُدُ إِلاَّ إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir. Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa na’budu illa iyyah. Lahun ni’mah wa lahul fadhl wa lahuts tsanaaul hasan. Laa ilaha illallah mukhlishiina lahud diin wa law karihal kaafiruun.
Artinya :
“Tiada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan dan pujaan. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Rabb (yang hak disembah) kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.” (HR. Muslim, no. 594)
Keempat
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَاللهُ أَكْبَرُ (33 ×) لاَ إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ
Subhanallah wal hamdulillah wallahu akbar (33 x).
Laa ilaha illallah wahda, laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘ala kulli syai-in qodiir.
Artinya :
“Maha Suci Allah (33x, segala puji bagi Allah (33x), dan Allah Maha Besar (33 x).
Tidak ada Rabb (yang berhak disembah) kecuali Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. BagiNya kerajaan. BagiNya pujaan. Dia-lah Yang Mahakuasa atas segala sesuatu.” (HR. Muslim no. 597)
Baca juga: Dapatkan Promo Ancol Selama Ramadhan 2022, Buka Puasa Bersama hingga Beli 2 Tiket Masuk Rp 40.000
Kelima
Membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas setiap selesai shalat (fardhu) (HR. Abu Daud no. 1523, dishahikan Al Albani dalam Shahih Abu Daud).
Keenam
Membaca ayat Kursi setiap selesai shalat (fardhu) (HR. An Nasa-i no. 9928, Ath Thabrani no.7532, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Al Jami’ no.6464).
Ketujuh
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلاً مُتَقَبَّلاً
Allahumma inni as-aluka ‘ilman naafi’a, wa rizqon thoyyiba, wa ‘amalan mutaqobbala.
“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang halal dan amal yang diterima.” (Dibaca setelah salam shalat Shubuh) (HR. Ibnu Majah no. 762, dishahihkan Al Albani dalam Shahih Ibni Majah). (*)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com dengan judul Jadikan 10 Hari Terakhir Ramadhan sebagai Ladang Pahala, Amalkan Bacaan Dzikir Ini setelah Salat, https://style.tribunnews.com/2022/04/23/jadikan-10-hari-terakhir-ramadhan-sebagai-ladang-pahala-amalkan-bacaan-dzikir-ini-setelah-salat?page=all