Ramadhan

Malam Lailatul Qadar Hanya Dianugerahkan pada Umat Nabi Muhammad SAW, Ciri Orang yang Mendapatkannya

Malam Lailatul Qadar hanya dianugerahkan pada umat Nabi Muhammad SAW, Ciri orang yang mendapatkannya.

Editor: Nur Pratama
KABARMAKKAH.COM
malam Lailatul Qadar 

TRIBUNKALTIM.CO - Malam Lailatul Qadar hanya dianugerahkan pada umat Nabi Muhammad SAW, Ciri orang yang mendapatkannya.

Setiap muslim pasti ingin mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Mengingat Lailatul Qadar disebut-sebut sebagai malam paling mulia.

Dalam Al Quran, disebutkan bahwa ibadah saat malam Lailatul Qadar lebih istimewa jika dibandingkan ibadah selama 1.000 bulan.

Dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, Prof Quraish Shihab menjelaskan bahwa Lailatul Qadar berasal dari kata Lailat yang berarti malam dan Qadar yang memiliki tiga arti.

Arti pertama adalah mulia, jadi Lailatul Qadar berarti malam mulia.

Kedua, Qadar berarti ketentuan.

Jika digabungkan, maka Lailatul Qadar berarti malam di mana Allah SWT menentukan perjalanan hidup seseorang.

Baca juga: Malam Lailatul Qadar Lebih Baik dari Seribu Bulan, Doa yang Dipanjatkan di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Baca juga: Itikaf Adalah Berdiam Diri di Masjid, Berikut Syarat dan Rukun Itikaf di 10 Hari Terakhir Ramadhan

Sementara makna ketiga adalah sempit.

Lailatul Qadar juga bisa berarti malam yang sempit karena malaikat silih berganti turun ke bumi.

Sehingga bumi bagaikan sangat sempit dengan kehadiran mereka.

Lailatul Qadar sering disebut sebagai malam seribu bulan karena Allah SWT menyatakan bahwa malam itu lebih baik dari malam seribu bulan.

Jika dibahas, sebenarnya manusia mustahil bisa mengetahui kehebatan dari malam Lailatul Qadar.

Manusia hanya bisa mengetahui kehebatan Lailatul Qadar dari apa yang disampaikan Rasullulah SAW.

Entah itu dari sunnah beliau ataupun ayat di Al Quran.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved