Berita Bontang Terkini

Terkuak Fakta Lain Kelangkaan LPG 3 KG di Bontang, Ternyata Ada Oknum Punya Stok dan Dijual Mahal

Kelangkaan gas Elpiji 3 KG atau tabung melon sejak H - 2 Hari Raya Idul Fitri lalu masih menjadi perhatian masyarakat di Kota Bontang.

Editor: Doan Pardede
HO/PERTAMINA
TABUNG LPG - (ilustrasi) Kelangkaan gas Elpiji 3 KG atau tabung melon sejak H - 2 Hari Raya Idul Fitri lalu masih menjadi perhatian masyarakat di Kota Bontang. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Kelangkaan gas Elpiji 3 KG sejak H - 2 Hari Raya Idul Fitri lalu masih menjadi perhatian masyarakat di Kota Bontang.

Pasalnya, banyak masyarakat sejak 5 hari lalu kesulitan mendapat gas elpiji tabung melon tersebut.

Kelangkaan gas elpiji ini tidak hanya untuk jenis tabung 3 kilogram, tapi juga untuk gas 5 dan 12 kilogram.

Dari penelusuran TribunKaltim.co, beberapa gas elpiji tabung melon yang dijual oknum secara tersembunyi dengan harga berkisaran dari Rp 46 hingga 50 ribu.

Baca juga: Gas Elpiji Kosong di Bontang Sejak 2 Hari Jelang Idul Fitri, Warga Tak Masak Mulai Kemarin

“Saya dapat waktu hari lebaran, Rp 46 ribu. Sebelumnya saya ditawarin Rp 50 ribu,” ungkap salah satu narasumber yang tak ingin disebutkan namanya itu.

Saat dikonfirmasi, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Susanto August Satria menegaskan pasokan gas ke agen selama idul fitri dipastikan aman.

Sebab jumlah distribusi gas ke seluruh agen di Kalimantan Timur, ditambah dari hari biasanya.

Hal itu sebagai upaya memenuhi kebutuhan masyarakat selama ramadhan, termasuk saat hari Raya Idul Fitri.

Khusus Kota Bontang, Suplai LPG 3 Kilogram sebesar 3.920 tabung per hari.

Kemudian tambahan planning di awal ramadhan sebesar 1.680 tabung dan di idulfitri sebesar 2.240 tabung.

"LPG Bright Gas 12 kg dan 5.5 Kg tersedia di pangkalan atau outlet terdekat. Pertamina sudah mengantisipasi lonjakan permintaan LPG 3 Kg dengan menambah pasokan," dijelaskannya.

Dipaparkan Satria-sapaannya, Harga Eceran Tertinggi (HET) Kota Bontang berdasar Keputusan Gubernur Kalimantan Timur Tahun 2019, yakni Rp 19.500.

Dengan catatan gas subsidi itu diperuntukkan bagi masyarakat miskin.

Baca juga: Susah Dapat LPG 3 KG , Warga di Ibu Kota Provinsi Ini Terpaksa Masak Pakai Kayu Bakar Saat Lebaran

Sementara bagi warga ekonomi menengah keatas hanya diperbolehkan untuk penggunaan LPG Bright Gas 12 Kg dan 5.5 Kilogram.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved