Berita Bontang Terkini
Pemadaman Listrik Akibatkan Distribusi Air Perumda Taman Tirta Bontang Terhambat ke Masyarakat
Distribusi air bersih Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Taman Kota Bontang terhambat akibat pemadaman listrik PLN
Penulis: Ismail Usman | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO,BONTANG- Distribusi air bersih Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Taman Kota Bontang terhambat akibat pemadaman listrik PLN.
Pasalnya, pemadaman listrik belum lama ini membuat seluruh Water Treatment Plant (WTP) milik perusahaan plat merah itu berhenti beroperasi.
"Awalnya kan memang ada perbaikan di WTP KS Tubun, tapi setelah baik tiba-tiba ada pemadaman," ungkap Direktur Perumda Tirta Taman, Suramin saat dikonfirmasi, Senin (16/5/2022).
Dijelaskan Suramin, Bontang saat ini minus 200 liter air per detik untuk memenuhi semua kebutuhan sambungan rumah.
Kapasitas saat ini hanya 450 liter pe detik, padahal kebutuhan air hampir 650 liter per detik untuk seluruh warga Bontang.
Baca juga: Ada Penyesuaian Tarif Baru PDAM Tirta Sendawar Kutai Barat, Berikut Alasannya
Baca juga: Kinerja PDAM Tirta Sendawar Sering Dikeluhkan, Sekda Kubar Ayonius Angkat Bicara
Baca juga: Jangkauan Air Bersih Perumdam Tirta Kencana di Samarinda Capai 68 Persen
"Sempat aliran ke masyarakat hanya 10 liter perdetik yang sebelumnya ideal 30 liter perdetik di WTP KS Tubun karena perbaikan" kata Suramin, Senin (16/5/2022).
Pemerintah sejatinya sudah menambah jumlah sumur untuk sumber air.
Namun proyek penambahan sumur di Kelurahan Loktuan masih terhambat akibat mangkrak.
"Jadi perlu memang tambahan sumur. Kalau dibiarkan bisa berdampak kedepannya, dengan jumlah pelanggan 30 ribu lebih," terangnya.
Masalah aliran terhambat, menurut Suramin masyarakat diminta melaporkan ke petugas.
Misalnya yang berada di Jalan Cut Nyak Dien, Jalan Imam Bonjol, dan kawasan Salebba karena bisa jadi itu diakibatkan sumbatan pipa atau perangkat yang rusak.
Baca juga: Penyesuaian Tarif Air Perumdam Tirta Kencana, Walikota Samarinda Nilai Kenaikan Masih Wajar
"Laporkan lengkap, melalui pelayanan PDAM dengan mencatat nomor meteran, alamat pelanggan, dan petugas akan mendatangi rumah yang terganggu aliran air bersihnya," pungkasnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Ilustrasi-perbaikan-WTF-Perumda-Taman-Tirta-Bontang-di-KS-Tubun.jpg)