Berita Kubar Terkini

Pemkab dan Dekranasda Ajak ASN Kutai Barat Gunakan Pakaian Khas Daerah Setiap Rabu dan Kamis

Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda dan Pemkab Kubar mengajak ASN dan non ASN Pemkab Kubar memakai pakaian khas daerah tiap Rabu dan Kamis

Penulis: Zainul | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Kenakan pakaian khas daerah Kutai Barat, Ketua Dekranasda Kubar Yayuk Seri Rahayu Yapan mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kutai Barat untuk memakai pakaian khas daerah setiap hari Rabu dan Kamis. TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Dewan Kerajinan Nasional Daerah atau Dekranasda dan Pemkab Kubar mengajak ASN dan non ASN Pemkab Kubar memakai pakaian khas daerah tiap Rabu dan Kamis sebagai pakaian dinas.

Ketua Dekranasda Kubar, Yayuk Seri Rahayu Yapan menjelaskan pada hari Rabu, pakaian perempuan bagi ASN atau non ASN, atasannya putih dan bawahannya mengenakan rok hitam tumpar.

Sedangkan hari Kamis, atasan kebaya dan bawahan mengenakan ulap atau ketau dari tenun doyo, tenun badong, sarut dan tumpar.

Berikutnya, bagi pria pada hari Rabu pakaiannya tidak ada perubahan. tetap atasan putih dan bawahannya hitam. Sedangkan, hari Kamis menggunakan batik khas Kubar.

"Soal pakaian tersebut, kami sudah sosialisasikan kepada camat agar stafnya bisa menggunakannya," kata Yayuk, Selasa (17/5/2022).

Baca juga: Pengrajin Kopiah Batik Khas Kalimantan di Berau Raup Untung, Jelang Lebaran Banyak Pesanan

Baca juga: Ketua Dekranasda Ajak Warga Beli Produk Lokal Khas Berau buat Oleh-Oleh saat Mudik Lebaran

Baca juga: Geluti Papercraft Sejak 2012, Rudy akan Bikin Mahligai, Pakaian Adat Terbaru Balikpapan dari Kertas

Kata Yayuk, penggunaan pakaian itu selain melestarikan kembali warisan kebudayaan di wilayah Kubar, pakaian khas daerah diharapkan bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal dan memberikan lapangan pekerjaan bagi mereka yang menekuni pembuatan kain tenun Kubar.

"Dengan menggunakan buatan daerah sendiri, secara tidak langsung menghidupkan kembali lingkaran perekonomian bagi para perajin dan menumbuhkan rasa cinta produk lokal daerah,” katanya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved