Senin, 27 April 2026

Berita Kaltim Terkini

Disnakertrans Kaltim Tekan Angka Pengangguran Melalui SMK

Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur ( BPS Kaltim), memaparkan angkatan kerja di Kalimantan Timur pada Februari 2022

Penulis: Mohammad Fairoussaniy | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
JOB MARKET FAIR - Para karyawati menerima berkas dan memberikan informasi lowongan kerja Job Market Fair (JMF), Rabu (19/3/2022). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Badan Pusat Statistik Kalimantan Timur ( BPS Kaltim), memaparkan angkatan kerja di Kalimantan Timur pada Februari 2022 tercatat 1.782,43 ribu orang penduduk yang bekerja dan 129,49 ribu orang pengangguran.

Jika dilihat secara global, BPS Pusat mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia per Februari 2022 mencapai 5,83 persen. 

Secara jumlah ada 8,40 juta orang pengangguran atau tidak bekerja.

Meski angka tersebut cenderung turun dibandingkan pada periode yang sama, TPT tercatat sebesar 6,26 persen atau 8,75 juta orang. 

Baca juga: Bakal Serap 2.000 Tenaga Kerja, Kehadiran Pabrik Soda Ash Bisa Tekan Angka Pengangguran di Bontang

Baca juga: Fakta Unik Norwegia yang Jadi Negara Terbahagia di Dunia, Ada Hal Menarik Soal Jumlah Pengangguran

Baca juga: Sempat Jadi Rebutan Klub-klub BRI Liga 1, Kini Mantan Bek Persija Terancam Jadi Pengangguran

Jika melihat pada sebelumnya lagi di Februari 2020 masih lebih tinggi, yang saat itu mencapai 4,94 persen atau 6,93 juta orang.

Rupanya jika dikerucutkan, 5 provinsi dengan TPT tertinggi dari data Februari 2022 Kaltim berada pada urutan kelima setelah Banten, Jawa Barat, Kepulauan Riau, dan DKI Jakarta.

Data BPS menunjukan, TPT Kaltim pada Februari 2022 sebesar 6,77 persen, turun 0,04 persen poin dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 6,81 persen.

Sedangkan, jika dibandingkan Februari 2020, TPT Kalimantan Timur hanya meningkat 0,09 persen poin dari 6,72 persen.

Pemprov Kaltim melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kaltim juga mengungkapkan bahwa mempunyai langkah-langkah guna menekan angka pengangguran.

Kasi Bina Pelatihan dan Produktivitas, Denny Yuliana Rahayu mengatakan upaya-upaya yang dilakukan pads Seksi Bina Informasi Bursa Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja terdapat program kegiatan diantaranya, Job Market Fair dan Bursa Kerja Khusus (BKK) yang terbentuk di SMK Negeri dan Swasta sebagai mitra dari pihaknya.

"Jadi setiap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dibentuk BKK, sehingga ada wadah untuk anak-anak kita yang akan lulus nantinya untuk mendapatkan Informasi lowongan kerja, pelaksana pemasaran, penyaluran serta penempatan tenaga kerja yang dikelola oleh BKK," tuturnya, Selasa (24/5/2022).

Baca juga: Selama Pandemi, Angka Pengangguran Terbuka di Kaltara Meningkat, Jumlahnya Capai 17.290 Orang

Selain itu, program kegiatan Pelatihan Kewirausahaan untuk masyarakat juga dikembangkan.

Masyarakat dilatih memproduksi sesuatu (produk) kemudian dipasarkan, dengan harapan bisa membuka usaha mandiri.

Sementara pada Seksi Bina Pelatihan dan Produktivitas, program pemagangan yang diselenggarakan oleh Perusahaan dengan berbagai kejuruan juga dilakukan.

Sesuai dengan kebutuhan, program ini kita khususkan untuk SMK atau SMA, jadi program ini durasinya ada lima bulan dan ada yang empat bulan itu dimagangkan di perusahaan-perusahaan.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved