Ekonomi dan Bisnis

Subsidi Minyak Goreng Curah akan Dihentikan, Mulai 31 Mei 2022

Pemerintah memberikan program subsidi minyak goreng curah pada Maret 2022 untuk masyarakat dan UMKM dengan Harga Eceran Tertinggi

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD ZEIN
ILUSTRASI Minyak goreng curah dan minyak goreng kemasan yang beredar di pasaran Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Pemerintah memberikan program subsidi minyak goreng curah pada Maret 2022 untuk masyarakat dan UMKM dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 14.000 per-liter atau Rp 15.500 per-kilogram.

Namun kabarnya, kali ini pemerintah akan menghentikan subsidi minyak goreng curah tersebut. 

Kementerian Perindustrian mengkonfirmasi penghentian subsidi terhadap minyak goreng curah mulai 31 Mei 2022.

Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Putu Juli Ardika, mengatakan upaya pemerintah menekan harga minyak goreng melalui subsidi perlahan berhasil menyetabilkan harga dipasaran.

Baca juga: Harga Minyak Goreng Curah Belum Turun, Pemerintah Perlu 3 Jurus untuk Mengatasinya

Baca juga: Pemkab Kubar Datangkan 24 Ribu Liter Minyak Goreng Curah untuk Penuhi Kebutuhan Warga saat Lebaran

Baca juga: Keran Ekspor CPO Dibuka Kembali, IKappi Ingat Minyak Goreng Curah Belum Melimpah

"Pada tanggal 31 Mei ini program minyak goreng curah bersubsidi akan diganti dengan kebijakan DMO (Domestic Market Obligation) dan DPO (Domestic Price Obligation)," tutur Putu Juli dalam Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Selasa (24/5/2022).

Saat ini, pemberhentian subsidi tinggal menunggu aturan resmi yang saat ini tengah digodok oleh Menteri Perindustrian.

"Kami tinggal menunggu ditandatangani oleh Menteri Perindustrian untuk perubahan ketiga mengenai determinasi program penyediaan minyak goreng curah dalam kerangka pendanaan BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) atau minyak goreng curah bersubsidi kembali ke DMO. Determinasinya minyak goreng curah bersubsidi ini tanggal 31 Mei 2022," ungkap Putu.

Sebelumnya, sudah ada dua aturan yang membuat pemerintah akhirnya mantap menghentikan subsidi minyak goreng.

Aturan pertama adalah Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 30 Tahun 2022 tentang Ketentuan Ekspor Crude Palm Oil (CPO), Refined, Bleached and Deodorized (RBD) Palm Oil, RBD Palm Olein dan Used Cooking Oil (UCO) yang diterbitkan pada 23 Mei 2022.

Kedua, Permendag Nomor 33 Tahun 2022 tentang Tata Kelola Minyak Goreng Curah pada Kebijakan Sistem Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) yang akan segera terbit.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved