Senin, 18 Mei 2026

Berita Kutim Terkini

Desa Sekerat di Kutai Timur Kini Punya Bendungan Mampang, Harapan Baru Bagi Penduduk

Warga Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur kini dapat memanfaatkan air bersih

Tayang:
Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Bendungan Mampang di Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur yang baru diresmikan. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Warga Desa Sekerat, Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur kini dapat memanfaatkan air bersih yang tertampung di Bendungan Mampang.

Kehadiran bendungan baru tersebut membawa harapan baru bagi para warga sekitar lokasi pasca bendungan itu resmi beroperasi.

Kepala Dusun Mampang, Darjad mengatakan bahwa dirinya ingin keberadaan Bendungan Mampang ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya bagi warga Mampang, Sekerat dan Lubuk Tutung.

Pembangunan Bendungan Mampang juga tidak luput dari peran serta Arfan, selaku Wakil Ketua DPRD Kutim, wakil rakyat daerah pemilihan Kutim II yang telah merealisasikan usulan masyarakat setempat.

Baca juga: Pembangunan Daerah di Kutai Timur Lepas dari Perencanaan, DPRD Kutim Minta Sesuai Prioritas

Baca juga: Anggota DPRD Kutim Sambangi Ponpes yang Ludes Terbakar di Kutai Timur

Baca juga: Ratusan Karyawan PT Thiess Kena PHK, Pemkab dan DPRD Kutim Bantu Cari Solusi

“Harapan kami kedepannya kepada Pak Arfan supaya bendungan air ini bisa semakin luas ke depannya, terutama untuk penyaluran air ini bisa disalurkan ke warga Dusun Sekerat dan Lubuk Tutung,” ucap Darjad.

Sementara itu, Pelaksana Kegiatan Pembangunan Instalasi Air Bersih Mampang, Arman Amar mengatakan, beberapa usulan warga lainnya akan kembali diperjuangkan untuk melengkapi Bendungan Mampang ini.

Terletak hanya sekira 1,3 kilometer dari permukiman warga, Bendungan Mampang nantinya akan ditingkatkan lagi dengan penyediaan kincir hingga akses jalan yang lebih memadai.

“Kami akan usulkan kembali pembangunan tahap lebih lanjut bendungan ini, juga pembangunan kincir angin di bendungan, pembangunan jalan akses, hingga pembangunan jalan tani dan lainnya" ujarnya.

Arman mengaku sangat bersyukur pembangunan Bendungan Mampang bisa terealisasi secara nyata dan bisa dimanfaatkan oleh penduduk di sekitarnya.

Dukungan yang diberikan untuk pembangunan Bendungan Mampang melalui dua kali penganggaran dimulai sejak pertengahan 2020.

Sebesar Rp 85 juta dikucurkan untuk penganggaran tahap pertama kemudian dilanjut tahap kedua senilai Rp 125 juta.

Bendungan Mampang melayani hingga 50 kepala keluarga (KK) di Dusun Mampang dan Dusun Sekerat, dan khususnya dimanfaatkan oleh warga yang termasuk wilayah pedalaman.

Adapun pengelolaan Bendungan Mampang diserahkan kepada masyarakat setempat secara swadaya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved