Ibu Kota Negara

IKN Nusantara Mulai Dibangun Tahun Ini, PLN Siapkan 2 Gardu Induk Mobile

Ibu Kota Negara/ IKN Nusantara mulai dibangun tahun 2022 ini, PLN siapkan 2 Gardu Induk Mobile.

TribunKaltim.co/Budi Susilo
Ilustrasi suasana di Titik Nol IKN Nusantara. 

TRIBUNKALTIM.CO - Ibu Kota Negara/ IKN Nusantara mulai dibangun tahun 2022 ini, PLN siapkan 2 Gardu Induk Mobile.

Pembangunan IKN Nusantara di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur dipastikan akan dimulai tahun ini.

PT PLN (Persero) memastikan kesiapan mendukung pembangunan infrastruktur Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di wilayah Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Baca juga: Rencana Tata Ruang Perkantoran IKN Nusantara Seluas 471 Hektare, Dibagi menjadi Tiga Kawasan

Baca juga: Tak hanya Lahan, Warga di Sekitar IKN Nusantara Minta Semua Hal Bernilai Diberikan Kompensasi

Pada tahap prakonstruksi IKN, PLN bakal membangun dua gardu induk (GI) mobile di Gersik yang terletak di sekitar titik nol.

Dilansir dari Kompas.com, General Manager PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIKL) Kalimantan, Daniel Eliawardhana menyatakan, kedua gardu induk mobile tersebut memiliki kapasitas masing-masing 30 mega volt ampere (MVA).

“Untuk jangka pendek, dua buah GI yang akan kami bangun di sekitar wilayah Gersik menggunakan peralatan trafo mobile yang kami relokasi dari Pulau Jawa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (13/5/2022).

Lebih lanjut, kedua gardu induk mobile tersebut akan terhubung di jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) Kariangau-Petung, serta ditargetkan rampung pada Agustus dan Desember 2022.

“Pembangunan gardu induk mobile membutuhkan lahan yang lebih kecil dan waktu pembangunan yang lebih singkat dibanding gardu induk permanen,” kata dia.

Daniel menjelaskan, nantinya kebutuhan listrik IKN Nusantara akan dipasok dari sistem interkoneksi Kalimantan yang saat ini menghubungkan Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Kebutuhan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan mencapai 1.305 megawatt (MW) dengan daya mampu mesin pembangkit sebesar 1.729 MW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 424 MW.

Untuk rencana jangka panjang, berdasarkan dokumen Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2021-2030, PLN akan membangun Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 500 kilo volt (kV) pada tahun 2028.

Ilustrasi. Lokasi puncak di kawasan ibu kota negara yang bakal dibangun istana negara, Sepaku, Kaltim, Sabtu (19/3/2022).  Wamen ATR/BPN menyebut tidak ada tumpang tindih izin di lahan IKN Nusantara. izin lahan HTI tidak diperpanjang
Ilustrasi. Lokasi puncak di kawasan ibu kota negara yang bakal dibangun istana negara, Sepaku, Kaltim, Sabtu (19/3/2022). Wamen ATR/BPN menyebut tidak ada tumpang tindih izin di lahan IKN Nusantara. izin lahan HTI tidak diperpanjang (Kompas.com/ZAKARIAS DEMON DATON)

Selain infrastruktur GITET, PLN juga bakal membangun gardu induk pendukung yang berada di sekitar kawasan Penajam Paser Utara guna meningkatkan keandalan pasokan listrik ke kawasan IKN.

Adapun untuk mengantisipasi pertumbuhan beban di masa yang akan datang, berdasarkan RUPTL, akan dibangun tambahan pembangkit baru sebesar 2.204 MW dan rencana relokasi pembangkit sebesar 600 MW.

Baca juga: Pemindahan Ibu Kota Negara Mulai Berjalan, Kepala Otorita: Proyek IKN Nusantara Bawa Dampak Positif

Tambahan pasokan pembangkit baru tersebut sebagian besar berasal dari energi baru terbarukan (EBT).

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved