Senin, 27 April 2026

Ibu Kota Negara

Dampak Positif Pembangunan IKN, Tenaga Kerja Lokal di PPU Akan Terserap Secara Maksimal

Penyerapan tenaga kerja lokal dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) PPU Suhardi.TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO,PENAJAM- Penyerapan tenaga kerja lokal dalam pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), turut menjadi atensi pemerintah pusat maupun daerah.

Terbukti, dari berbagai upaya yang dilakukan agar menjadikan sumber daya manusia (SDM) lokal baik Kalimantan maupun PPU khususnya, memiliki kompetensi yang mumpuni.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnaker) PPU Suhardi mengatakan, hal ini merupakan dampak yang sangat positif terhadap PPU.

Suhardi menjelaskan, pembangunan IKN tentunya membutuhkan tenaga kerja yang cukup banyak, dan upaya pemerintah pusat maupun daerah terus dilakukan.

Agar tenaga kerja lokal yang nantinya mendominasi sektor-sektor lapangan kerja yang ada.

Baca juga: Pembangunan IKN, Masjaya Tegaskan Warga Kaltim Jangan Jadi Penonton Saja

Baca juga: Kepala Otorita IKN Temui Tony Blair, Bambang Susantono Ajak Mantan PM Inggris ke IKN Nusantara

Baca juga: Pembangunan IKN Nusantara Pakai Sistem Plug and Play, Pengembang Sudah Berminat

"Berdampak besar terhadap kebutuhan tenaga kerja di penajam, Kalau kita bicara dampak sudah jelas terlihat positifnya, kehadiran IKN jelas terdampak terhadap tenaga kerja, maupun Badan usaha yang ada di PPU," ungkap Suhardi Jumat (3/6/2022).

Upaya pemerintah daerah maupun pusat yang disebutkan Suhardi, sebagai salah satu dampak positif yang dirasakan, yakni bakal dibentuknya Anjungan Siap Kerja.

Ini merupakan sebuah aplikasi, yang bakal memudahkan pencari kerja khususnya di IKN, dalam melihat peluang lowongan kerja yang tersedia nantinya.

Aplikasi ini juga terhubung dengan kontraktor-kontraktor yang akan melakukan pengerjaan proyek di IKN.

"Untuk bidang tenaga kerja itu juga kita sudah berkoordinasi dengan Kementerian bahkan bupati juga memberikan atensi khusus, beliau juga bertemu Menteri Ketenagakerjaan beberapa waktu lalu, untuk membicarakan masalah ketenaga kerjaan ini.

Makanya itu kita diberikan Anjungan Siap Kerja, itu berupa aplikasi dimana setiap kontraktor yang akan bekerja khusus di IKN ini, wajib melaporkan lowongan pekerjaannya nantinya, jadi semua akan terdata disitu," terangnya.

Aplikasi ini bebas diakses oleh masyarakat, serta disiapkan pula sebuah kantor yang berada di IKN dan di PPU, agar juga memudahkan masyarakat untuk datang dan berkoordinasi langsung dengan petugas yang ada.

Selain itu, dampak positif lain dengan adanya IKN ini, dijelaskan Suhardi juga berdampak pada Badan Usaha yang ada, terutama untuk yang disektor jasa seperti catering maupun outsourcing.

Hal itu sebab, badan usaha ini yang pastinya menjadi yang paling dibutuhkan, dan juga dipastikan berdampak pada serapan tenaga kerja lokal yang maksimal.

Baca juga: IKN Nusantara di Kalimantan Timur Pegang 5 Prinsip Konsep Desain, Simak Penjelasannya

"Saya berharap bahkan badan usaha kita itu mempunyai kesiapan secara aturan untuk ikut serta dalam pemborongan kerja.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved