Kamis, 4 Juni 2026

Berita Internasional Terkini

Pasukan Putin dalam Masalah, Inggris Bantu Ukraina Kirim Roket Multiple-launch Hadapi Serangan Rusia

Pasukan Vladimir Putin dalam masalah, Inggris bantu Ukraina kirim roket Multiple-launch hadapi serangan artileri jarak jauh Rusia.

Tayang:
US Army
Roket canggih Himars milik Amerika Serikat akan dikirim ke Ukraina untuk melawan Rusia. Pasukan Vladimir Putin dalam masalah, Inggris bantu Ukraina kirim roket Multiple-launch hadapi serangan artileri jarak jauh Rusia. 

TRIBUNKALTIM.CO - Tensi perang Rusia vs Ukraina semakin memanas.

Usai barat secara terang-terangan membantu Ukraina dalam perang kontra Rusia.

Tak hanya Amerika, negara yang tergabung dalam NATO pun ramai-ramai memberikan dukungan.

Seperti Inggris, yang kabarnya bakal menyokong persenjataan untuk Ukraina dalam waktu dekat.

Ya, situasi tersebut membuat pasukan Vladimir Putin dalam masalah.

Dari informasi yang beredar, Inggris membantu Ukraina kirim roket Multiple-launch hadapi serangan artileri jarak jauh Rusia.

Informasi selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: Digempur Amerika & Barat Imbas Invasi ke Ukraina, Hanya China-India yang Bisa Selamatkan Rusia

Melansir Artikel ini telah tayang di Tribun-Bali.com dengan judul Tak Hiraukan Rusia, Inggris Kirimkan Roket M270 yang Mampu Bikin Kocar-kacir Tentara Putin, Inggris akhirnya secara terang-terangan memberikan dukungan pada Ukraina yang hingga kini masih menjadi sasaran serang Rusia.

Dukungan Inggris itu dengan memberikan dukungan sistem roket multiple-launch M270 yang dapat menyerang target hingga 80 kilometer.

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace, mengatakan bantuan senjata lanjutan ini berkembang seiring dengan situasi perang di Ukraina.

Terlebih untuk menghadapi taktik baru dari Rusia.

"Sistem roket multiple-launch yang sangat andal ini akan memungkinkan teman-teman Ukraina kami untuk melindungi diri mereka dengan lebih baik terhadap penggunaan artileri jarak jauh yang brutal, yang telah digunakan pasukan Putin tanpa pandang bulu untuk meratakan kota-kota," kata Wallace dalam sebuah pernyataan, dilansir dari Reuters.

Baca juga: Putin Kerahkan Armada Perang Rusia ke Samudra Pasifik, Bakal Serang Ukraina?

M270 Multiple Launch Rocket System adalah peluncur roket multipel lapis baja, self-propelled buatan Amerika Serikat.

Pertama kali digunakan Angkatan Darat AS pada 1983, M270 telah diadopsi beberapa negara anggota NATO.

M270 pernah digunakan dalam perang Teluk, perang Afghanistan, perang Irak, dan sekarang untuk perang Ukraina- Rusia.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved