Kamis, 23 April 2026

Berita Mahulu Terkini

Pertama Dalam Sejarah, Mahakam Ulu Produk Beras Lokal Sendiri

Untuk kali pertama dalam sejarah, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memiliki produk lokal berupa beras

Penulis: Febriawan | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN
PERTAMA : Pembukaan tirai oleh Bupati Mahulu Bonifasius Belawan saat launching produksi beras lokal di Mahulu, Kamis 9/6/2022.TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN 

TRIBUNKALTIM.CO,UJOH BILANG– Untuk kali pertama dalam sejarah, Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) memiliki produk lokal berupa beras.

Ini tak lepas dari program ketahanan pangan di Mahulu sejak 2021.  

Program ketahanan pangan di Mahulu dilakukan dengan adanya program tanam padi ladang menetap.

Lewat program ini, warga petani diberi stimulan untuk membuka ladang dan menanam padi secara menetap. 

Selain bantuan stimulan untuk pembukaan ladang, oleh pemerintah daerah juga diberikan pembinaan sekaligus berbagai bantuan, seperti pupuk, benih dan pemasarannya.

Yaitu melalui pengemasan beras lokal seperti yang diluncurkan, Kamis (9/6/2022). Di lapangan Ujoh Bilang.

Baca juga: Jembatan Mahulu Minim Perawatan, DPRD Kaltim Ingin Jangan Dianaktirikan

Baca juga: Pemkab Mahulu Gelar Bimtek untuk OPD, Bupati: Pengelolaan Kearsipan Menentukan Good Governance

Baca juga: Lagi, Pemkab Mahulu Raih Predikat WTP dari Badan Pemeriksa Keuangan RI

Launching produksi beraslokal Kabupaten Mahulu, hasil panen tahun tahun 2022 ini.

Ditandai dengan pembukaan tirai oleh Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, didampingi Wakil Bupati, Sekda  Ketua DPRD, dan seganap kepala OPD di Lingkungan Pemkab Mahulu.

Ada tiga bentuk kemasan produk beras lokal yang dilaunching pada Kamis (9/6/2022), yakni Beras Padi Gunung kemasan 5 kg, Padi Gunung 10 kg dan beras masyarakat khas Mahakam Ulu

Ketiga beras lokal itu, kata bupati, merupakan hasil pertanian murni lokal.

Terobosan itu secara tidak langsung menjadi solusi untuk melindungi petani di Mahulu ketika harga padi jatuh saat panen.

Baca juga: Percepat Capaian Vaksinasi Covid-19, Binda Kaltim dan Pemkab Mahulu Sasar Masyarakat 

"Ini yang sedang kita pikirkan untuk mencarikan solusi, bagaimana mengurangi biaya produksi petani. Misalkan memperpendek jarak tempuh dengan memperbaiki infrastruktur jalan, dan lainnya," kata Bupati Bonifasius Belawan Geh. (*) 

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved