Amalan dan Doa
Berbicara saat Khutbah Jumat dalam Bentuk Apapun Dilarang, Ini Cara Memperingatin Orang Lain
Berbicara saat khutbah Jumat dalam bentuk apapun dilarang, Ini cara memperingatin orang lain.
Berbicara saat khutbah dalam bentu apapun itu dilarang.
Mengenai hukum berbicara para ulama berbeda pendapat. Imam Syafi’i memiliki dua pendapat dalam hal ini.
Al Qadhi berkata bahwa Imam Malik, Imam Abu Hanifah dan Imam Syafi’i serta kebanyakan berpendapat wajibnya diam saat khutbah.
Dalam hadits disebutkan, Ketika imam berkhutbah. Ini menunjukkan bahwa wajibnya diam dan larangan berbicara adalah ketika imam berkhutbah saja.
Inilah pendapat madzhab Syafi’i, Imam Malik dan mayoritas ulama.
Berbeda dengan Abu Hanifah yang menyatakan wajib diam sampai imam keluar.” (Syarh Shahih Muslim, 6: 138-139)
Cara memperingati orang lain atau menjawa salam saat khutbah
Imam Nawawi rahimahullah di atas, “Jika kita ingin beramar ma’ruf kala itu, maka cukuplah sambil diam dengan berisyarat yang membuat orang lain paham.
Jika tidak bisa dipahami, cukup dengan sedikit perkataan dan tidak boleh lebih dari itu.”
Termasuk dalam larangan adalah menjawab salam orang lain ketika imam berkhutbah.
Balasannya cukup dengan isyarat (Lihat Shahih Fiqh Sunnah, 1: 589)
Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz berkata, “Menjawab salam saat khutbah tidaklah diperintahkan.
Bahkan kita hendaknya shalat tahiyyatul masjid, duduk dan tidak mengucapkan salam pada yang lain hingga selesai khutbah.
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Artikel ini telah tayang di TribunPontianak.co.id dengan judul Berbicara saat Khutbah Jumat Apakah Sholat Jumat Batal ? Cara Jawab Salam & Ingatkan Orang Lain Diam,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/budidpepe-gelar-sholat.jpg)