Diterkam Buaya
Area Pencarian Warga yang Diterkam Buaya di Sepaku Penajam Paser Utara Diperluas
Pencarian warga diterkam buaya di Kelurahan Mentawir Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur
Penulis: Nita Rahayu | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pencarian warga diterkam buaya di Kelurahan Mentawir Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur hampir 24 jam terus dilakukan.
Namun, hingga siang ini, tim belum juga menemukan titik terang atas keberadaan warga diterkam buaya di Sepaku.
Anggota Satpol PP Sepaku, Rohman yang ikut serta melakukan pencarian seorang warga diterkam buaya di Sepaku tersebut. Apalagi korban juga merupakan warga Sepaku menyatakan.
Katanya, nihilnya pencarian yang dilakukan sejak Selasa siang (14/6/2022) membuat tim memperluas area penyusuran sungai hingga ke muara site PT ITCI.
Baca juga: Petugas Masih Cari Warga Sepaku PPU Yang Diduga Diterkam Buaya di Sungai Lop Mentawir
Baca juga: BREAKING NEWS Warga Sepaku Penajam Paser Utara Sempat Terlihat di Mulut Buaya, Kini Proses Pencarian
Baca juga: Warga Sepaku Hilang Diduga Diterkam Buaya, Keluarga Korban Bakal Gelar Ritual Besoyong
"Masih pencarian, belum ada titik terang," ungkapnya saat dihubungi TribunKaltim.co, Rabu (15/6/2022).
Dalam pencarian tersebut, tim yang terlibat terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU, Satpol PP, Danramil dan Polsek setempat.
Berdasarkan keterangan, Rohman juga menyampaikan tim yang terlibat dalam pencarian bahkan sampai menginap dilokasi, sebab pencarian berlangsung hingga larut malam, dan dilanjut kembali pagi hari.
"Bahkan ada beberapa yang menginap tadi malam disekitar lokasi," sambungnya.
Selain itu, tim gabungan yang diterjunkan untuk proses pencarian ini sebanyak 70 orang.
Armada yang digunakan yakni sebanyak 20 unit kapal kayu milik warga, dan 7 unit speedboat.
Keluarga Korban Bakal Gelar Ritual
Seorang warga diterkam buaya di Penajam Paser Utara. Korban adalah warga Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.
Warga Sepaku itu jadi korban hilang di kawasan perairan yang diduga karena diterkam reptil buaya.
Relawan bersama beberapa pihak berwajib mencari keberadaan korban berinisial KR (37), yang diduga digigit oleh buaya sungai, penghuni Sepaku, Penajam Paser Utara.
Usaha pencarian korban sejauh ini belum membuahkan hasil. Tentu saja keluarga korban akan berusaha secara maksimal, termasuk nanti akan memilih rituan besoyong.
Baca juga: Habitat Dirusak dan Banjir Jadi Faktor Marak Kemunculan Buaya di Permukiman Warga Kaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/satpol-ppp-di-sepaku.jpg)