Selasa, 28 April 2026

Berita Berau Terkini

Harga Ayam di Pasar Sanggam Adji Dilayas Berau Masih Tetap Tinggi

Salah satu pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Musliadi (45) menjelaskan harga ayam potong sudah bertahan lama tidak mengalami kenaikan

Penulis: Renata Andini Pengesti | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI
Harga ayam potong di Pasar SAD Berau meningkat hingga sentuh Rp 40 ribu per Kg.  TRIBUNKALTIM.CO/RENATA ANDINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Harga ayam potong masih bertahan tinggi, kini per Kilogramnya mencapai Rp 42 ribu.

Salah satu pedagang di Pasar Sanggam Adji Dilayas, Musliadi (45) menjelaskan harga ayam potong sudah bertahan lama tidak mengalami kenaikan.

Musliadi mengakui, kenaikan tersebut secara bertahap mulai menjelang hari lebaran dan pasca lebaran tahun 2022 kemarin. Padahal, diakuinya harga ayam seringkali fluktuatif tidak terduga, dan stok diakui banyak.

“Masih naik terus harga yang dijual, biasanya kan cepat berubah-ubah harganya,” bebernya kepada Tribunkaltim.co, Minggu (19/6/2022).

Musliadi menjelaskan, harga normal ayam potong di wilayah pasar hanya menyentuh di angka Rp 33-35 ribu per Kg.

Baca juga: Harga Ayam Potong Melonjak di Pasar Sepinggan Balikpapan, Kenaikan Capai Rp 10 Ribu per Ekor

Baca juga: Harga Ayam Potong di Kutai Timur Terkini, Saat Lebaran Sempat Sentuh Rp 50 Ribu per Kg

Baca juga: Sempat Naik hingga Rp 50 Ribu per Kilogram, Harga Ayam Potong Sudah Kembali Normal

Kenaikan menyebabkan harga jual menjadi Rp 42 ribu. Beberapa hari lalu, diakuinya ada beberapa pedagang yang menjual seharga Rp 45 ribu.

“Ya memang jarang sekali harga naik sampai tinggi sekali, di luar acara seperti lebaran,” bebernya.

Ia pun tetap menjual secara normal, mengikuti harga serentak, dan sesuai dengan modal. Memang, diakuinya pihaknya mendaptkan keuntungan. Sebab yang paling sulit saat tifak menentunya adalah pihak peternak.

“Yang kasihan itu peternaknya, dan pengepulnya. Karena di Berau ini peternaknya banyak yang bermitra, jadi berapapun harga ayam naik atau turun, dibeli dengan harga sama,” jelasnya.

Sementara itu, di pedagang lainnya, Muh Anto (32) yang juga di Pasar SAD menjelaskan kenaikan harga ayam dipicu adanya produksi yang kurang.

Baca juga: Aniaya Tetangga Karena tak Diberi Ayam Potong saat Tahun Baru, Warga Marangkayu Dringkus Polisi

Ia mendapatkan cerita tersebut dari suplier ayam miliknya.

Pihaknya merasa setelah lebaran harus menekan stok ayam yang biasanya surplus dan harga jatuh. Namun, produksi terhambat dan justru malah meningkatkan harga.

“Saya mendengarnya seperti itu saja, ternaknya dilambat, terus ada info pakan juga mahal. Ayam ini kalau turun, bisa diharga Rp 28 ribu per Kg nya,” tuturnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved