Senin, 4 Mei 2026

Berita Bontang Terkini

Polres Bontang Bongkar Modus Oknum Sopir Truk dalam Kasus Penggelapan CPO

Polres Bontang beberkan pola kerja 2 tersangka supir truk kasus penggelapan Crude Palm Oil (CPO) di PT Energi Unggul Persada

Tayang:
Penulis: Ismail Usman | Editor: Budi Susilo
HO/POLRES BONTANG
Dua tersangka oknum supir truk yang gelapkan CPO di PT EUP Bontang Lestari, Kota Bontang, Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Polres Bontang beberkan pola kerja 2 tersangka supir truk kasus penggelapan Crude Palm Oil (CPO) di PT Energi Unggul Persada.

Dari keterangan yang polisi dapatkan, dua tersangka BK (39) dan AS (49) menggunakan modus ganti plat truk.

Sejatinya truk angkutan CPO harus melewati dua kali penimbangan. Dari saat tiba sebelum bongkar muatan dan saat hendak keluar dari pabrik.

Namun para supir ini justru menghindari penimbangan kedua dengan cara mengganti nomor plat kendaraan.

Baca juga: Gelapkan Bahan Baku Minyak Goreng, Dua Sopir Truk Angkutan CPO Diciduk Polres Bontang

Baca juga: Ada Proyek Rehabilitasi Drainase di Parikesit, Polres Bontang Tutup Akses Jalan hingga Juli

Baca juga: Marak Peredaran, Polres Bontang Tetapkan Lok Tuan Jadi Kampung Tangguh Narkoba

“Jadi setelah turunkan muatan setengah dia malah mutar balik dan ganti plat biar tidak ketahuan,” ungkap AKBP Hamam Wahyudi melalui Kasat Reskrim Iptu Bonar Hutapea saat dikonfirmasi, Minggu (19/6/2022).

Bonar juga menyebutkan jika sebenarnya ada 4 truk yang didapati melakukan aksi penggelapan CPO.

Hanya saja 2 supir truk lainnya berhasil kabur dan sementara ini masih dalam pengejaran polisi.

“Masih kita buruh, yang dua sudah kita amankan,” terangnya.

Sementara Asisten Manager External Relations PT EUP Jayadi membeberkan, kecurigaan adanya praktik kecurangan ini sudah tercium sejak sepekan lalu. 

Ada 4 truk yang didapati hanya menumpahkan setengah muatannya. Setengahnya lagi dibawa diam-diam keluar pabrik. 

"Memang sudah dicurigai. Jadi tadi malam setelah kedapatan 4 truk yang hanya bongkar setengah dari muatan. Kami langsung laporkan ke Polres Bontang," kata Jayadi. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved