Berita Samarinda Terkini
Gandeng Kemenag, Walikota Samarinda Andi Harun Bangun SDM Unggul Hadapi Era Generasi Emas
Pemerintah Kota Samarinda membangun kerja sama dengan Kementerian Agama (Kemenag) guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggu, religius, dan berbu
Penulis: Mohammad Fairoussaniy |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemerintah Kota Samarinda membangun kerja sama dengan Kementerian Agama atau Kemenag Samarinda guna mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggu, religius, dan berbudaya.
Walikota Samarinda Andi Harun, mengatakan kerja sama ini sudah berlangsung setelah kedua pihak menyepakati pada rapat Penguatan Kerjasama Pendidikan Kependudukan antara Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Samarinda.
Kemenag Samarinda juga hadir langsung pada Jumat (17/6/2022) lalu.
Kerja sama ini, menurut Andi Harun, juga salah satu upaya guna meraih Madrasah Siaga Kependudukan (MAS-IDUK) terbaik Se-Indonesia.
"Ini bisa direalisasikan melalui proses pendidikan, baik yang berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan maupun yang dinaungi oleh kantor Kementerian Agama Kota Samarinda," tegas Andi Harun, Senin (20/6/2022).
Baca juga: Walikota Lepas Jamaah Calhaj Kota Samarinda 2022, Andi Harun Pesan Jaga Tujuan Menjadi Haji Mabrur
Pendidikan merupakan unsur penting untuk ditanamkan sejak dini.
Para pendidik juga dikatakan Andi Harun harus dapat membentuk perilaku yang bertanggungjawab kepada peserta didik.
"Perlu adanya Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yakni kerjasama pendidikan kependudukan jalur formal, pada jenjang Sekolah Dasar (SD), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs)," terangnya.
SSK sendiri ditujukan bagi sekolah di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sementara sekolah yang berada dibawah Kemenag menggunakan istilah MAS-IDUK.
Pembentukan SSK atau MAS-IDUK, lanjut Andi Harun, juga tidak lepas dari upaya Pemkot Samarinda menyambut era generasi emas.
Dimana bonus demografi diprediksi tercapai di Indonesia pada tahun 2020 hingga 2045 mendatang.
Baca juga: Walikota Andi Harun Bahas Sensus Penduduk dengan BPS Samarinda untuk Penanganan Kemiskinan
Di era ini, diprediksi jumlah penduduk usia produktif 15 hingga 64 tahun lebih dari 50 persen dibandingkan dengan kelompok usia non produktif 0 sampai 14 tahun dan lebih dari 65 tahun.
Menurut Andi Harun, perlu disiapkan generasi yang berkualitas.
Perlu aksi nyata dan sinergitas antara kantor Kemenag Kota Samarinda, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan DPPKB sebagai leading sector program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (BANGGA KENCANA).
Demikian juga kesadaran serta sikap dan perilaku berwawasan kependudukan, juga diharapkan mampu mengembangkan sikap yang tepat dalam mengambil keputusan dan mengatasi masalah-masalah kependudukan kelak ketika mereka tumbuh dewasa.
Baca juga: Walikota Samarinda Agendakan Coffee Morning Bareng Media, Andi Harun: Agar Tak Ada Kesalahpahaman
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/walikota-samarinda-andi-harun-menandatangani-kerja-sama.jpg)