Berita Samarinda Terkini
Strategi Walikota Andi Harun dalam Melestarikan Budaya di Desa Pampang Samarinda
Walikota Samarinda Andi Harun, melihat Desa Pampang akan menjadikan Perayaan Syukuran Pasca Panen sebagai agenda menjaga budaya.
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dalam rangka melestarikan kebudayaan yang ada di Desa Pampang, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.
Dijelaskan oleh Walikota Samarinda Andi Harun, melihat Desa Pampang akan menjadikan Perayaan Syukuran Pasca Panen.
Juga Hari Ulang Tahun Desa Budaya Pampang sebagai agenda resmi Pemkot pada setiap tahunnya.
Tidak hanya itu, Andi Harun sapaan akrabnya, juga berjanji memberikan bantuan pendidikan bagi setiap anak setempat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.
Baca juga: Sambut Bantuan Pemkot Samarinda, Warga Desa Pampang Sampaikan Terimakasih
Baca juga: Walikota Samarinda Andi Harun Bawa Bantuan Bahan Pokok untuk Warga Korban Banjir Desa Pampang
Baca juga: BREAKING NEWS Walikota Samarinda Andi Harun Mendatangi Desa Pampang yang Terdampak Banjir
Memang ucapnya, dalam dirinya tidak mengalir darah Suku Dayak.
Namun mengingat sang istri, Rinda Wahyuni Andi Harun yang merupakan keturunan asli Dayak Sampit.
Maka dirinya menaruh perhatian bagi muda mudi suku asli Kalimantan tersebut.
Tidak hanya itu, dirinya mengaku merasa sedih dengan kondisi bangunan Lamin Adat Pemung Tawai Desa Pampang yang kini sangat memerlukan perbaikan.
Oleh sebab itu, pihaknya telah meminta kepada stakeholder terkait untuk segera menginventarisir segala kebutuhan yang diperlukan di lamin tersebut.
Baca juga: Pangdam VI/Mlw dan Kapolda Kaltim Deklarasi Penertiban Covid 19 dan Pilkada Damai di Desa Pampang
"Saya sedih. Karena pernah dapat undangan kegiatan di lamin dan kebetulan hujan. Terlihat jelas atapnya banyak yang bocor,
Belum lagi WC-nya yang tentu bisa menimbulkan komentar sinis dari turis. Jadi saya ingin mulai tahun depan kita bisa mulai perbaikan lamin yang kita cintai ini," sambungnya.
Ia juga berkeinginan pada HUT Kota Samarinda mendatang Suku Dayak Kenyah dapat turut mengambil bagian di dalamnya.
Dengan demikian, dalam kesempatan tersebut Pemkot dapat mempromosikan Kebudayaan Desa Pampang secara platform digital kepada dunia.
"Mari kita bersama-sama mengembangkan dan melestarikan budaya adat agar terus bertumbuh bersama," pungkasnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.