Berita Balikpapan Terkini
Sapi Kurban Milik Abduh di Balikpapan Dijual Hingga Rp 120 Juta Per Ekor
Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, pedagang hewan kurban mulai bermunculan
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Menjelang Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah, pedagang hewan kurban mulai bermunculan.
Salah satunya di kawasan Kampung Timur Kota Balikpapan. Minggu (26/6/2022).
Tidak tanggung-tanggung. Pada Idul Adha tahun ini, Abduh (40) pemilik sekaligus peternak sapi ini menjual sapi kurban mulai dari Rp 17 juta hingga Rp 120 juta.
“Kami buka setiap hari, dengan mempromosikannya melalui media sosial seperti Facebook, Instagram dan Whatsapp juga, selain itu juga melalui komunikasi langsung dari teman-teman yang lain,” ungkap Abdu.
Abduh merincikan, jenis varietas sapi yang dijual adalah sapi import dan sapi lokal.
Baca juga: Jelang Idul Adha Stok Sapi Kurban di Kukar Berlebih hingga Capai 3.518 Ekor
Baca juga: Tidak Khawatir Kekurangan Pasokan, Kutai Kartanegara Justru Overload Sapi Kurban
Baca juga: Jamin Bebas PMK, Dinas Peternakan Kutai Kartanegara Periksa 70 Persen Sapi Kurban
Jenisnya sapi import meliputi Sapi Limosin, Sapi Simental, Sapi Ongole Asutralia, Sapi Brahman. Kemudian yang lokal yakni Sapi Bali.
“Untuk sapi lokal beratnya dimulai dari 200 kilogram sampai 450 kilogram. Kalau untuk yang import beratnya mulai 500 kilogram sampai 1 ton lebih,” tambahnya.
“Untuk makanan nya sih kita beri makanan konsentrat, rumput dan ampas tahu,” imbuhnya.
Ia mengatakan untuk pembeli sapinya ialah Pelanggan tahun lalu.
“Selama ini kalau tidak laku biasanya saya pelihara sendiri, kemudian kalau sudah ada yang gemuk, saya bawa ke pemotongan dagingnya saya jual,” terangnya.
Baca juga: Dibanding ke Tetangga, Sapi Kurban Andre Taulany Dibagikan ke Warga Dekat Rumah Orang Tuanya
Abduh mengungkapkan suka duka peternak sapi, salah satunya adalah dibagian pakan.
“Kesulitannya ada pada ampas tahu. Jadi dari pabrik ada limbah atau ampas tahu dan tempe. Kami tuh sangat mengeluhkan kekurangan ampas tersebut. Karena semua sudah dikontrak oleh peternak babi,”tutupnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Peternakan-Sapi-Milik-Abduh-di-Kampung-Timur-Balikpapan-Utara.jpg)