Berita Balikpapan Terkini
8 Tahun Jadi Single Mom, Sekpri Ketua Dewan Ini Aktif Ngurus Anak dan Berolahraga
Menjadi orangtua tunggal bukan perkara yang mudah. Terkadang hadir beberapa kecemasan ketika merawat dan membimbing anak hingga ia tumbuh dewasa.
Penulis: Ardiana |
TRIBUNKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Menjadi orangtua tunggal bukan perkara yang mudah. Terkadang hadir beberapa kecemasan ketika merawat dan membimbing anak hingga ia tumbuh dewasa.
Hal ini dialami oleh Riri Permata Hati semenjak 8 tahun yang lalu. Di tahun pertama, ia mengaku kesulitan karena tidak mempunyai tempat mendiskusikan persoalan anak selain orangtua.
"Susah itu di tahun pertama dan kedua. Susahnya karena gak ada temen sharing untuk mengambil keputusan apalagi menyangkut sekolah anak. Jadi semuanya kita putusin sendiri, kita cari sendiri. Paling konsultasinya sama orangtua aja.
Mana yang terbaik untuk anak. Jadi kayak semacam peralihan itu aja. Masa peralihan dari yang pertama berkeluarga akhirnya cerai dan semua harus diurus sendiri. Itu setahun dua tahun lah," jelasnya.
Mengurus anak seorang diri dengan menggandakan peran sebagai ibu sekaligus ayah untuk anak dijalani Riri. Ia tegar mengurus keperluan anak sembari mencari nafkah untuk keluarganya.
Baca juga: Terjawab Siapa Rahayu Saraswati, Ini Profil/Biodata Keponakan Prabowo yang Diisukan jadi Wamen Baru
"Sebenarnya ngurus anak itu pada umumnya sama seperti orang yang berpasangan. Cuman bedanya ini kita berdiri sendirian. Tapi secara garis besarnya sebenarnya sama seperti ibu yang lain.
Cuman ada sesuatu yang biasanya bisa dikerjakan berdua, ini kita semua yang ambil. Jadi perannya ganda. Perannya seorang bapak kita ambil juga," ucapnya tegar.
Namun komunikasi sang anak dengan bapaknya tidak putus meskipun jauh diluar kota. Sang mantan kerap menelpon anak menanyakan kabarnya.
Riri tak pernah membatasi sang mantan untuk berkomunikasi maupun bertemu secara langsung selagi anaknya bersedia.
"Masih komunikasi dengan baik sama mantan suami apalagi tentang kebutuhan anak, terutama secara psikisnya dia. Bagaimana pun dia masih butuh peran seorang bapak. Jadi walaupun sekarang dia jauh diluar kota, tapi diusahakan tetap harus ada komunikasi minimal lewat telpon.
Saya dari awal bercerai tidak pernah membatasi anak saya untuk bertemu dengan bapaknya. Saya tidak pernah membatasi juga bapaknya untuk mengambil anaknya kalau kangen atau segala macem. Silakan saja selagi anaknya berkenan dan ada waktunya," tambahnya.
Aktifitas Riri yang padat tidak menghambatnya untuk mengurus anak dan keluarga. Semua kegiatan ia lalui seorang diri dari bangun pagi, bersiap ke kantor dan mengantar sang buah hati ke sekolah. Lalu di jam makan siang ia izin untuk menjemput sang anak, kemudian mengantarkannya pulang dan kembali ke kantor.
Baca juga: BIODATA Erina Gudono yang Dirangkul Kaesang saat Nonton Persis Solo vs PSS, Puteri Indonesia DIY
Menjadi kegiatan yang rutin pula ketika ia pulang dari kantor, berolahraga workout di salah satu tempat gym di kota Balikpapan, kemudian di jam 7 malam ia mengantar anak laki-lakinya tersebut mengikuti kegiatan ekstrakulikuler.
Saat weekend, ia meluangkan waktunya untuk berjalan-jalan dengan putranya sembari sesekali mengajaknya menonton film atau sekedar makan bersama.
Wanita yang memiliki hobi nge-gym tersebut mengaku kedekatannya dengan sang putra bahkan seperti teman sendiri. Di usianya yang masih remaja, anak tersebut sering mengajaknya bercerita tentang wanita yang ia sukai di sekolah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/riri-permata-hati-tribunkaltimcodwi-ardianto.jpg)