Berita Kutim Terkini

RSUD Kudungga di Kutim Punya Alat Hemodialisa, Pelayanan Cuci Darah Tak Perlu Jauh-Jauh Lagi

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur kini memiliki pelayanan cuci darah atau Hemodialisa (HD).

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Aris
Tribun Kaltim/Syifaul
Petugas RSUD Kudungga mencoba alat Hemodialisa - Alat kesehatan Hemodialisa untuk pelayanan cuci darah di RSUD Kudungga, Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga di Kecamatan Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur kini memiliki pelayanan cuci darah atau Hemodialisa (HD).

Realisasi pengadaan alat medis untuk pelayanan cuci darah tersebut bisa terwujud setelah RSUD Kudungga mendapat rekomendasi pelayanan operasional Hemodialisa.

Demikian siampaikan oleh Direktur RSUD Kudungga, dr Yuwana Sri Kurniawati pada Tribunkaltim.co, Senin (4/7/2022).

Baca juga: Harga TBS di Kutim Anjlok hingga Rp 800/Kg, Disbun Sarankan Petani Bermitra dengan Koperasi

"Alhamdulilah kesimpulannya tim HD RSUD Kudungga disetujui untuk melakukan operasi Hemodialisa, baik itu HD maupun Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD),” ujarnya.

Sembari menunggu sertifikat dari Kemenkes keluar, pihak rumah sakit akan melakukan sedikit pembenahan secara administratif.

Dibarengi dengan mengurus kerjasama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan agar masyarakat yang menggunakan layanan cuci darah dapat terlayani secara gratis.

Baca juga: Pemkab Kutim Jamin Hewan Kurban Bebas PMK, Pembeli Harus Periksa Surat Layaknya

Dengan tersedianya pelayanan medis ini di RSUD Kudungga, pasien tidak perlu lagi harus rutin ke rumah sakit di luar kota untuk melakukan cuci darah.

“Pasien kronis tidak perlu lagi dilakukan cuci darah seminggu 2-3 kali, cukup melakukan pemasangan alat CAPD di Rumah Sakit AWS Samarinda, kemudian sebulan sekali bisa control di RSUD Kudungga," ujarnya.

Nantinya, RSUD Kudungga akan memberikan obat dan cairan sehingga pasien bisa melakukan penggantian cairan sendiri di rumah dengan CAPD atau yang lebih dikenal dengan prosedur cuci darah tanpa mesin.

“Sehingga ini sangat menolong bagi pasien dengan gagal ginjal kronis. Nanti akan kami infokan kapan launching-nya,” ujarnya.

Baca juga: Bisnis Kuliner Cemilan Sehat di Sangatta, Akomodir Hasil Panen Para Petani Lokal Kutim

Pihaknya mengejar agar pelayanan Hemodialisa segera hadir di RSUD Kudugga lantaran banyak masyarakat Kutai Timur yang memerlukan layanan cuci darah.

Sementara itu, di Sangatta baru satu rumah sakit yang melayani HD, itupun tidak bisa jika pasien dengan penyakit infeksi seperti hepatitis hingga HIV/Aids, lantaran persyaratannya harus dipisah.

“Jadi untuk RSUD Kudungga, kami menyiapkan pelayanan Hemodialisa 4 unit, yang satu unit isolasi untuk yang infeksius, kemudian yang 3 unit untuk pasien non infeksius,” ucapnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved