Berita Balikpapan Terkini
Peringatan Bulan Imunisasi Anak Nasional di Balikpapan
Dalam rangka memperingati Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan menyelenggarakan Dialog Publik
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dalam rangka memperingati Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN), Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Balikpapan menyelenggarakan Dialog Publik di Pentacity Ewalk Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur pada Selasa (5/7/2022) siang.
Dalam acara ini, Dinkes bekerjasama dengan Unicef serta dibantu Puskesmas Kelurahan Damai untuk melaksanakan kegiatan suntik dan vaksinasi.
Acara ini diselenggarakan karena adanya orang tua yang masih menganggap remeh terhadap imunisasi pada anak.
“Kita perlu meningkatkan kewaspadaan dengan cara mengikuti dan menyukseskan BIAN,” kata dr. Andi Sri Juliarty selaku Dinkes Balikpapan.
Baca juga: Dialog di Balikpapan soal Efek Pandemi Covid-19, Cakupan Imunisasi Menurun
Baca juga: Puskesmas Teluk Lingga Kutim Gelar Bulan Imunisasi Anak Nasional, Sasar Bayi 9 Bulan hingga Murid SD
Baca juga: NEWS VIDEO Bulan Imunisasi Anak Sekolah di Balikpapan, Puskesmas Jadwalkan 100 Anak per Hari
BIAN merupakan program nasional untuk memberikan imunisasi tambahan, program ini diwujudkan sebagai upaya menutup kesenjangan imunitas anak.
Karena target secara nasional belum tercapai, sehingga diberi perpanjangan waktu.
Pada tahun 2018 juga pernah dilakukan program ini, pencapaian kita di 85 persen sekarang ini BIAN 70.9 persen.
"Harapannya tahun ini bisa mencapai tahun lalu 85 persen, walaupun target nasional 95 persen,” ungkap Andi.
Andi mengharapkan di akhir Juli ini, bisa mencapai cakupan sesuai target nasional.
“Target program ini adalah usia balita, untuk anak sekolah dasar (SD) hampir selesai,” imbuhnya.
Imunisasi yang diberikan antara lain Campak Rubela dengan sasaran usia 9 bulan hingga usia anak kurang satu hari 12 tahun, yang kedua Imunisasi Kejar untuk anak usia 12 bulan sampai 59 bulan.
Kemudian terdapat imunisasi pada polio oral, ada tetes dan polio suntik. Lalu ada juga imunisasi DPT-HB-Hib yang beredar di masyarakat.
Upaya pencegahan untuk melindungi anak-anak kita dari berbagai macam penyakit.
"Yang bisa diatasi dengan imunisasi,” tutupnya. (*)
Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/bian-di-pentacity.jpg)