Berita Nasional Terkini

PKB Sebar Kurban ke Penjuru Nusantara, di Subang Jawa Barat Dapat Jatah 1 Sapi dan 14 Kambing

PKB turut menyalurkan hewan kurban ke berbagai pelosok Nusantara pada hari raya kurban ini.

Editor: Aris
Instagram cakiminow
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. (Instagram cakiminow) 

TRIBUNKALTIM.CO - Dimomentum hari Raya Idul Adha 1443 H ini, banyak orang yang melaksanakan kurban dengan membagikan hewan kurban kepada masyarakat yang kurang mampu.

Tak hanya perorangan, kurban juga banyak dilakukan oleh lembaga, instansi hingga partai.

Seperti yang dilakukan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang turut menyalurkan hewan kurban ke berbagai pelosok Nusantara pada hari raya kurban ini.

Baca juga: Leg Kedua Lawan PSS Sleman, Pelatih Borneo FC Milomir Seslija Harapkan Bisa Lebih Dari Pertama

Salah satunya melakukan kurban di Subang, Jawa Barat.

Dilansir dari Tribunnews.com, Sejumlah hewan kurban, baik sapi maupun kambing disalurkan ke berbagai lokasi di Subang.

Di Majelis Taklim Al Mansuriyah Kampung Campakajaya, Desa Sumbersari, Kecamatan Pagaden, PKB memberi 1 ekor sapi untuk dikurbankan.

Ada dua lokasi lainnya yang dijadikan tempat pemotongan sapi kurban PKB di Subang, yakni di TPQ Aminatuzzahro dan Musala Nurul Huda.

Baca juga: Pelayanan Hari Pertama Idul Adha, RPH Berau Potong 17 Ekor Sapi

Sementara 14 kambing disalurkan ke 7 lokasi berbeda di Subang.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar mengingatkan, Idul Kurban tidak hanya dimaknai sebagai tanda keimanan, namun juga perlu dimaknai sebagai momentum peningkatkan solidaritas antar sesama.

"Idul Adha adalah kesempatan baik untuk meningkatkan solidaritas sosial," begitu pesan Gus Muhaimin yang diungkapkan KH Maman Imanulhaq saat mendampingi Ketum PKB melakukan Haji di Mekkah, Minggu (10/7/2022).

Baca juga: Pelayanan Hari Pertama Idul Adha, RPH Berau Potong 17 Ekor Sapi

Kiai Maman, yang merupakan Anggota DPR RI Fraksi PKB mengatakan, hari raya kurban juga sebagai cara Tuhan mengajarkan hakikat keberserahan, mengingat kembali bahwa semua yang dipunya hanyalah titipan.

Sebagaimana yang Nabi Ibrahim ajarkan, kala ia harus ikhlas menyembelih anak tercintanya sebelum akhirnya Tuhan gantikan dengan seekor kambing yang besar.

"Kisah itu juga mengajarkan kita tentang kepatuhan, kepatuhan terhadap segala hukum-hukum Allah SWT kepada umat manusia," ujar Kiai Maman. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS


Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved